FARMABA Gelar Bhakti Sosial membersihkan Taman Labirin

  • Whatsapp

Banjar, media3.id – FARMABA (Forum Aspirasi Mahasiswa dan Masyarakat Banjar) gelar Bhakti Sosial membersihkan Taman Labirin (bebersih lembur) Minggu 28/2-21.

Kegiatan ini bertajuk “Kami mendorong Pemerintah kota Banjar untuk memaksimalkan Potensi Daerah yang sudah ada sebagaimana mestinya” dengan tema,”Lestari Alamnya,Lestari manusianya, Lestari kotanya. “

Dalam kegiatan gelar Bhakti Soial ini,FARMABA bekerjasama dengan Karang Taruna Zalrus RW 01,Walhi Jawa Barat,HMI,IWABI kota Banjar,KPSC (Komunikasi Penyelamat Sungai Citanduy),SMC (Siliwangi Muangthai Club), dan tidak lupa dalam masa pandemik Covid 19 tetap mentaati dan mematuhi aturan 5M.

Koordinator lapangan Osep mengatakan dalam kegiatan ini kami sebagai masyarakat kota Banjar merasa peduli dengan adanya tempat wisata di kota Banjar ini.

“kami dengan rekan-rekan Farmaba dan Aliansi yang tergabung mengadakan kegiatan bersih-bersih di Taman Ekopak ini yang perawatannya kurang di perhatikan.”jelasnya.

Osep menambahkan Taman Ekopak ini sangat di sayangkan kalau di biarkan begitu saja, seperti dari sisi kebersihan, penempatan para pedang kaki lima yang sekarang berjualan di dalam lokasi taman.

“Kami berharap kepada Pemerintah kota Banjar bisa menempatkan dan mempasilitasi para pedang yang sekarang jualannya di area wisata.”jelasnya.

KPSC (Komite Penyelamat Sungai Citanduy) yang tergabung dalam Farmaba menyampaikan selamat hari jadi kota Banjar yang ke 18 dan menyambut hari Sampah Nasional. Saya sangat mengapresiasi kepada Farmaba yang telah mengadakan kegiatan bersih-bersih,apa yang di harapkan dari kegiatan ini supaya bersih dari sampah, baik itu di taman atau pun di Sungai Citanduy, ujar Ado Sebagai Ketua Komite. 

Dia menambahkan apalagi Sungai Citanduy melewati jantungnya kota Banjar dan akan ada Program Wisata air jadi harus bersih dari sampah.

“Kami berharap dengan adanya aksi bersih-bersih dari pihak-pihak terkait termasuk Pemerintah kota Banjar dan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy) bisa merubah paradigma pentingnya kebersihan dan tidak adanya sedimentasi yang di akibatkan dari erosi dari hulu sungai Citanduy,”ujarnya.

(tema)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *