Ruang tunggu pasien
KARAWANG, Media3.id – dr Imas Rahmi Widiani MARS Direktur Rumah Sakit (RS) Proklamasi Rengasdengklok merasa kecewa adanya kerumunan yang diduga kerumunan tersebut adalah sejumlah wartawan yang akan mengikuti konperensi RS Proklamasi soal adanya pegawai atau karyawan yang terpapar covid-19
Dihadapan wartawan Imas menyampaikan rasa kecewanya terhadap kerumunan wartawan tersebut mengakibatkan penghalang-penghalang tempat duduk pada rusak diduga oleh wartawan
“saya sangat sayangkan tadi penghalang penghalang untuk duduk malah pada rusak karena banyaknya kerumunan di depan” kata Imas dihadapan 14 wartawan di dalam ruangan yang menerapkan protokol kesehatan, Selasa (02/02/2021).

Dampak Rusaknya penghalang tempat duduk atau tanda agar tidak diduduki membuat Direktur Rumah Sakit Proklamasi Di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang kecewa “mohon maaf saya kecewa” ungkapnya.
Namun saat di Konfirmasi ke petugas security, ia tidak melihat adanya pembatas-pembatas kursi yang rusak, tidak seperti apa yang disampaikan direktur Rumah Sakit Proklamasi dihadapan 14 wartawan
“enggak ada pembatas tempat duduk yang rusak” kata security. Rabu (03/02/2021).
Sebelumnya pada hari selasa (02/02/21) sejumlah wartawan sempat berkerumun sedang mendengarkan arahan dari perwakilan Rumah Sakit Proklamasi menyampaikan bahwa direkektur RS Proklamasi hanya membatasi jumlah wartawan yang bisa masuk kedalam ruangan untuk mengikuti konperensi pers
(Dmn Hr)






