KARAWANG, Media3.id- Belum juga usai pemulihan lingkungan di pesisir pantai karawang akibat tercemar minyak mentah (oil spill), kini minyak mentah kembali mencemari pesisir pantai Karawang di pantai pulau putri, Desa Segar Jaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang.
Ribuan tanaman pohon Mangrove di Pantai Pisangan Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya belum juga diganti. Tanaman Mangrove tersebut mati akibat tercemar limbah minyak mentah milik Pertamina
Kini minyak mentah kembali mencemari pantai Pulau Putri, Desa Segaran Kecamatan Batujaya. Namun sangat disayangkan pihak pihak pertamina melalui Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) Corporate Secretary PHE Whisnu Bahriansyah menyampaikan meski belum diketahui asal sumber oil spill, namun PHE ONWJ bergerak cepat mengerahkan tim untuk melakukan upaya pembersihan di bibir pantai maupun di area perairan.

“Kami secara proaktif berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dalam hal ini adalah Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), Pemerintah Kabupaten Karawang melalui DLH Karawang dan juga KLHK.” Wisnu dikutif dari nasionalita.com
Dampak oil spill kembali mencemari pantai Karawang membuat petani tambak merasa resah karena dikhawatirkan oil spill tersebut masuk ke area tambak “petani tambak merasa resah dengan adanya diduga oil spill karena khawatir masuk ke area tambak” kata Syaripudin Kepala Desa Segarjaya, Selasa (23/02/21).
(Dmn Hr)






