Purwakarta, Media3.id- Sudah 8 bulan Indonesia dilanda wabah virus covid-19. Dampak pandemi ini meluas hingga keseluruh sektor, salah satunya pendidikan. “Secara global terdapat 1,25 miliar peserta didik di dunia yang terdampak, sekitar 5,44 persennya berada di Indonesia,” kata Direktur Jenderal PAUD dan Dikdasmen Kemendikbud Jumeri saat diskusi daring yang dipantau di Jakarta, Selasa (5/8).
Berkaitan dengan hal tersebut, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) melakukan KKN Tematik dengan bertemakan PPD Covid-19 yaitu Penanggulangan, dan Pencegahan Dampak Covid -19 berbasis online. Tujuan diselenggarakannya kegiatan KKN yaitu sebagai suatu proses pembinaan mahasiswa guna memantapkan wawasan alam memahami realitas kehidupan masyarakat dengan berbagai permasalahannya dan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam memecahkan masalah yang berkembang dalam masyarakat. Disamping itu kegiatan KKN diharapkan tidak saja berkontribusi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan profesionalisme mahasiswa.
Kegiatan KKN Tematik PPD Covid-19 ini berlangsung selama 30 hari, mulai tanggal 16 November sampai 17 Desember 2020 dengan durasi 4 jam per hari. Program ini dilaksanakan oleh Mahasiswa UPI sebanyak 3.347 orang yang tersebar dalam 22 Provinsi (Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan). Dengan target sasaran sebanyak 6.694 guru, 33.437 siswa dan orangtua serta 16.735 masyarakat umum.
Kegiatan KKN Tematik PPD Covid-19 ini dilaksanakan mahasiswa di wilayah Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi tepatnya berada di SDIT Prestasi Cendekia dan lingkungan perumahan Taman Alamanda. Kegiatan ini terdiri atas kegiatan wajib dan pilihan. Kegiatan wajib yang dilakukan yaitu membantu guru dalam penguatan pembelajaran daring, pendampingan siswa dan orangtua, membuat media pembelajaran dan membuat video edukasi pencegahan covid-19 yang diupload ke media sosial.
Untuk program pilihan ada dua bidang, yaitu bidang ekonomi dan masyarakat. Di bidang masyarakat salah satunya membuat poster sosialisasi pencegahan covid-19 yang dibagikan melalui media sosial kepada warga masyarakat, dan untuk program bidang ekonomi yaitu membuat video penganggulangan dampak covid-19 di bidang ekonomi yang dibagikan melalui media sosial seperti Youtube, Instagram dan Whatsapp. Semua kegiatan KKN dilaksanakan melalui daring dan sebisa mungkin meminimalisir tatap muka dalam upaya memutus mata rantai virus corona.
Program KKN ini dilakukan mahasiswa dibawah bimbingan dosen pembimbing lapangan, yaitu ibu Jojor Renta Maranatha, M.Pd. Program ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya, dengan tema yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan saat itu. Dengan adanya kegiatan KKN Tematik PPD Covid-19 ini diharapkan dapat membantu para guru, siswa dan orangtua selama proses belajar daring berlangsung, memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari virus covid-19, serta membantu meningkatkan ekonomi masyarakat ditengah pandemi.
(Dmn/Annisa Muthmainnah)






