Bandung, Media3.id – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. M. Hasbullah Rahmad, S.Pd., M.Hum., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat tahun 2025 yang menembus angka 75,90 poin. Capaian tersebut mencatatkan pertumbuhan tertinggi dalam lima tahun terakhir, yakni mencapai 1,31 persen.
Bang Has menilai, lonjakan IPM Jawa Barat yang menjadi pertumbuhan tertinggi secara nasional ini merupakan buah dari komitmen dan kerja keras Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi, yang disokong penuh oleh fungsi pengawasan serta penganggaran dari DPRD Jabar, khususnya Komisi V.
”Kami di Fraksi PAN tentu sangat mengapresiasi dan bersyukur atas capaian IPM Jabar 2025 yang tumbuh 1,31 persen atau naik 0,98 poin dari tahun sebelumnya. Ini bukti bahwa alokasi anggaran dan program kerja Pemprov Jabar di sektor pelayanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan, benar-benar berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat,” ujar Bang Has saat dimintai tanggapannya di Bandung, Selasa (11/8/2026).
Sebagai wakil rakyat yang bertugas di Komisi V bidang Kesejahteraan Rakyat, Bang Has memberikan perhatian khusus pada perbaikan komponen Harapan Lama Sekolah (HLS) yang mencapai 13,02 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang naik signifikan sebesar 3,04 persen menjadi 9,14 tahun.
Menurutnya, peningkatan indikator pendidikan tersebut sejalan dengan fokus Komisi V yang terus mendorong perluasan aksesibilitas dan pemerataan fasilitas pendidikan jenjang SMA/SMK di seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk penambahan ruang kelas baru dan program bantuan operasional sekolah.
”Kenaikan RLS menjadi 9,14 tahun menunjukkan anak-anak di Jawa Barat rata-rata sudah menuntaskan wajib belajar 9 tahun atau setara SMP. Tugas kita ke depan bersama Pemprov Jabar adalah terus mendorong agar RLS ini terakselerasi menuju 12 tahun, sehingga semakin banyak anak-anak kita yang menyelesaikan jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi,” tegas Politisi PAN ini.
Selain pendidikan, Bang Has juga menyoroti peningkatan Umur Harapan Hidup (UHH) yang mencapai 75,53 tahun, yang disokong oleh perbaikan akses air minum layak dan pembenahan sanitasi lingkungan. Ia menilai perbaikan fasilitas kesehatan dasar dan penguatan jaringan puskesmas serta RSUD menjadi kunci utama dalam memperpanjang usia harapan hidup warga Jawa Barat.
Ia menambahkan, penurunan angka kemiskinan sebesar 0,44 persen poin (turun sekitar 193,92 ribu jiwa) turut menjadi penggerak utama meningkatnya pengeluaran riil per kapita masyarakat menjadi Rp12,45 juta per tahun.
Bang Has menegaskan bahwa Fraksi PAN di DPRD Jawa Barat siap terus mengawal serta mendukung kebijakan anggaran Pemprov Jabar agar lompatan IPM ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang, guna mewujudkan target masuk 10 besar IPM nasional.
”Capaian IPM tertinggi secara nasional ini adalah modal berharga. Fraksi PAN siap berdiri bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memastikan keberlanjutan program-program pro-rakyat di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan agar manfaatnya dirasakan merata hingga ke pelosok desa,” pungkasnya.




