Dari Banjar untuk Jamnas XII, Dian Dachniar Guru SMKN 3 Banjar Bawa Misi Ciptakan Ruang Aman bagi Ribuan Pramuka

  • Whatsapp

BANJAR, media3.id – Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan ribuan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah. Di balik pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut, terdapat tanggung jawab penting untuk memastikan peserta, yang mayoritas berusia 11–15 tahun, mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman.

 

Read More

Tanggung jawab itu turut diemban Dian Dachniar, S.H., guru SMKN 3 Banjar. Ia dipercaya menjadi bagian dari Komite Perlindungan Anggota Gerakan Pramuka atau Safe from Harm pada Jamnas XII Tahun 2026.

 

Dian menjadi satu-satunya perwakilan dari Kota Banjar yang masuk dalam tim tersebut. Bahkan, ia tercatat kembali dipercaya dalam kepanitiaan nasional Jamnas setelah sebelumnya terlibat pada penyelenggaraan sebelumnya.

 

“Alhamdulillah, ini sudah yang kedua kalinya saya dipercaya menjadi bagian dari kepanitiaan Jambore Nasional. Untuk Jamnas XII ini, saya terpilih menjadi salah satu dari 10 orang se-Indonesia yang masuk dalam Komite Perlindungan Anggota Gerakan Pramuka,” ujar Dian saat pelepasan kontingen Jamnas XII di Aula Setda Kota Banjar, Senin (10/8/2026).

 

Menurut Dian, keterlibatannya kali ini memiliki tanggung jawab yang cukup besar karena berkaitan langsung dengan upaya menciptakan lingkungan kegiatan yang aman bagi peserta.

Konsep Safe from Harm menjadi bagian dari upaya perlindungan peserta, termasuk memberikan perhatian terhadap potensi perundungan atau bullying selama kegiatan berlangsung.

 

“Safe from Harm ini merupakan zona aman untuk anak, khususnya dalam hal perlindungan dari perundungan atau bullying,” katanya.

 

Dian menilai perlindungan terhadap peserta menjadi semakin penting karena Jamnas XII melibatkan peserta dalam jumlah besar yang datang dari berbagai daerah dengan latar belakang dan karakter yang berbeda.

 

Jamnas XII dijadwalkan berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026. Jumlah peserta disebut mencapai sekitar 24.785 orang.

 

Bagi Dian, keberhasilan Jamnas tidak hanya diukur dari kemeriahan maupun banyaknya rangkaian kegiatan. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan rasa aman dan nyaman.

 

Ia berharap para Pramuka Penggalang dapat memperoleh pengalaman positif selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.

 

“Harapannya, semoga anak-anak Penggalang yang sekarang mengikuti Jambore Nasional bisa terlindungi dari segala macam perundungan atau bullying,” ungkapnya.

 

Dian juga melihat Jamnas sebagai momentum pembentukan karakter generasi muda. Pertemuan Pramuka dari berbagai daerah dinilai dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kemandirian, persaudaraan, persatuan, serta sikap saling menghargai.

 

Dengan tugas yang diembannya, Dian berharap dapat ikut memastikan nilai-nilai tersebut benar-benar dirasakan peserta selama berada di lokasi Jamnas.

 

Keterlibatan Dian sekaligus memperlihatkan bahwa kontribusi dari Kota Banjar tidak hanya hadir melalui kontingen peserta, tetapi juga melalui sumber daya manusia yang dipercaya mengambil bagian dalam penyelenggaraan kegiatan Pramuka di tingkat nasional.

 

Berdasarkan surat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tertanggal 7 Agustus 2026, Dian menjalankan tugas kepanitiaan mulai 11 hingga 21 Agustus 2026.

 

Jamnas XII juga dirangkaikan dengan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 pada 14 Agustus 2026.

 

Melalui amanah tersebut, Dian berharap dapat memberikan kontribusi terbaik agar Jamnas XII menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta, sekaligus memastikan kegiatan berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, dan saling menghormati.

 

(Joe)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *