DBMSDA Melalui UPT SDA Wilayah 5 lakukan normalisasi Saluran Pembuang Citanjakan dan Ciketapang Mauk

  • Whatsapp

Normalisasi dan pengerukan sedimentasi lumpur di Saluran pembuang Ciketapang desa Marga Mulya l, kecamatan Mauk, kabupaten Tangerang.

Kabupaten Tangerang, media3.id –Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Daya Air melalui Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Sembur Daya Air (UPTD SDA) wilayah 5 melaksanakan kegiatan mekanis normalisasi saluran pembuang di 2 titik lokasi yang berbeda saluran pembuang Citanjakan didesa Gunung Sari dan saluran pembuang Ciketapang Desa Marga Mulya, kecamatan Mauk, kabupaten Tangerang.

Read More

 

Menurut kepala UPTD SDA wilayah 5 Agung Rumedi mengatakan Kegiatan normalisasi pengerukan sedimentasi lumpur saluran pembuang Citanjakan ini dikerjakan sepanjang 800 meter. Lebar saluran pembuang Citanjakan ini 8 hingga 9 meter. Saluran pembuang citanjakan ini untuk mengaliri areal persawahan di desa Gunung Sari seluas 100 hektar, ” jelas Agung Senin(08/06/2026)

 

Lanjutnya, kegiatan normalisasi pengerukan sedimentasi lumpur ini dikerjakan selama 15 hari diawasi oleh korwil wilayah Mauk Barat, Thomas Jaya selama pekerjaan berlangsung. Selain itu lulur sedimentasi atau disposal hasil kerukan di jadikan tanggul pada kiri dan kanan saluran pembuang pada sisi kiri selebar 4 meter dan sisi kanan 3 agar kedepan bisa menjadi akses jalan petani ” jelasnya.

Normalisasi oengerukan sedimentasi saluran pembuang Citanjakan Selian untuk memperlancar arus air juga diharapkan saluran dapat menampung debit air lebih banyak, sehingga tidak meluap ke areal persawahan dan pemukiman seperti halnya banjir yang kerap melanda desa Gunung Sari,” terang Agung

Normalisasi dan pengerukan Saluran Pembuang Ciketapang 

Lokasi kegiatan Mekanis kedua pengerukan sedimentasi lumpur Ciketapang Yang berlokasi di desa Marga Mulya Kecamatan Mauk.

Kepala UPTD SDA wilayah 5 Agung Rumedi beserta staf UPTO dilokasi normalisasi pengerukan sedimentasi lumpur di saluran pembuang Citanjakan

Menurut kepala UPTD wilayah 5 Agung Rumedi mengatakan, kerap terjadi banjir di desa Marga Mulya, kecamatan Mauk Selian tidak ada tanggul sepanjang 200 meter, juga akibat sedimentasi lumpur saluran pembuang Ciketapang yang sudah menghawatirkan . pengerukan sedimentasi lumpur saluran Ciketapang ini dilakukan selama 12 hari, dibawah pengawasan korwil wilayah Mauk timur, Rohman, ” ungkap kepala UPTD SDA.

 

Normalisasi serta pengerukan lumpur sedimentasi Ciketapang dilakukan sepanjang 712 meter. Lebar saluran Ciketapang 5 meter hingga 12 meter. Untuk lumpur sedimentasi atau disposal dibuat tanggul pada sisi kiri dan kanan saluran, sekaligus pembuatan akses jalan petani. Selain itu normalisasi dan pengerukan sedimentasi lumpur ini diharapakan dapat menimalisir banjir di desa Marga Mulya,” ungkapnya.

 

Saluran pembuang Ciketapang mengaliri areal persawahan dua desa, desa Ketapang dan Marga Mulya kurang lebih 150 hektar, dengan dilakukan normalisasi dan pengerukan.sedimentas sehingga arus air menjadi lancar dan dapat menampung debit air lebih banyak,” tukasnya.

 

Menurut tokoh masyarakat Utara Barhum H.S., S.IP.. yang juga wakil ketua DPRD provinsi Banten, mengatakan , ” kegiatan normalisasi dan pengerukan sedimentasi ini Bagus. ,” ungkap Barhum Senin( 08/06/2026)

Tokoh masyarakat Utara wakil.ketua DPRD provinsi Banten . Barhum S.IP, M.IP

” Bagus, kegiatan mekanis normalisasi dan pengerukan sedimentasi lumpur saluran pembuang diwilayah kecamatan Mauk yang memang untuk mengaliri areal persawahan yang cukup luas dikecamatan Mauk.

 

Sekarang kita dalam rangka program ketahanan pangan semua irigasi kita itu harus normal harus bagus, harus benar – benar optimal untuk bisa mengalirkan air hujan maupun air dari hulu ke hilir.

 

Ini tentunya program yang bagus dapat kiranya diwilayah kabupaten Tangerang ini, dan menjadi ketahanan pangan kembali.

 

Tentunya hal hal yang bisa merubah tata ruang yang tadinya cukup baik terkait dengan ketahan pangan , lalu lahan lahan Teknis kita juga bagus, perkebunan kita bagus, dan ini terjadi perubahan yang signifikan, ini tentunya kalau dikembalikan lagi bagaimana fungsi lahan Teknis ini yang nanti output untuk ketahanan pangan Wilayah provinsi Banten, saya pikir, saya mendukung untuk dapat kiranya pemerintah daerah kabupaten dan provinsi untuk menyegerakan normalisasi seluruh aliran sungai yang ada di wilayah kabupaten Tangerang,” tegasnya.

 

(dia)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *