Pemkab Sragen Peringati Hari Jadi Ke 280 Dengan Rawat Hubungan Sejarah Bersama Ngarso Dalem

  • Whatsapp

 

Acara tradisi sedekah bumi piwulang Pangeran Mangkubumi wujud syukuri karunia Tuhan di Desa Jekawal Kecamatan Tangen. (Foto: Humas Setdakab. Sragen)

 

SRAGEN (Jateng), media3.id – Hubungan historis antara Kabupaten Sragen dan Sultan Hamengkubuwono sangat erat. Fakta sejarah menyebutkan Kabupaten Sragen yang berjuluk “Bumi Sukowati” merupakan pusat basis perjuangan dan pemerintahan yang didirikan oleh Pangeran Mangkubumi (yang kemudian bergelar Sultan Hamengkubuwono I; red) saat melawan VOC pada 1746, yang kemudian memenangkan separuh wilayah Mataram melalui Perjanjian Giyanti pada tahun 1755 dan dinobatkan menjadi Raja bergelar Sri Sultan Hamengkubuwono I.

“Sebelum mendirikan Keraton Yogyakarta, Pangeran Mangkubumi membangun pemerintahan pemberontak di Desa Pandak, Karangnongko, Sragen,” ungkap Asisten I Setdakab Sragen, Sutrisna, Jumat (15/5/2026).

 

Berkenaan dengan Hari Jadi ke 280 Kabupaten Sragen pada Rabu 27 Mei 2026 mendatang, Sutrisna menyebut Sultan Hamengkubuwono X berencana akan melakukan napak tilas perjuangan leluhurnya.

“Kemungkinan Desa Jekawal, Kecamatan Tangen, akan menjadi salah satu lokasi napak tilas Ngarso Dalem Sultan Hamengkubuwono X. Wilayah Desa Jekawal pernah menjadi keraton ing ngalaga dengan penataan kota yang lengkap seperti ibu kota kerajaan oleh Pangeran Mangkubumi kala dahulu,” terangnya.

Rencananya, lanjut Sutrisna, Ngarso Dalem akan napak tilas di sejumlah petilsan Pangeran Mangkubumi. Beberapa tempat lainnya, seperti Gua Mangkubumi di Gebang, Joglo di Krikilan Masaran.• (Shaleh Rudianto media3)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *