Inginkan Industrialisasi Otomotif Nasional, Prabowo Resmikan EV VKTR

  • Whatsapp

MAGELANG (Jateng), media3.id – Kedatangan Presiden Prabowo disambut langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X dan Kapolda DIY Anggoro Sukartono di Lanud Adi Sutjipto, Kamis (9/4/2026) jam 10.40 wib.

Dilanjutkan terbang menggunakan helikopter kepresidenan menuju ke Akademi Militer (Akmil) di Kota Magelang.

Selanjutnya dari Akmil, Presiden Prabowo dan rombongan terbatas menuju lokasi acara peresmian dengan menggunakan mobil Maung berwarna putih, untuk meresmikan pabrik kendaraan listrik (electric vehicle; EV) milik PT VKTR Teknologi Mobilitas di Magelang.

Diketahui, pabrik tersebut memproduksi alat transportasi berbasis listrik seperti bus dan truk, sebagai bagian dari langkah pengembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri.

Sebelum melaksanakan peresmian, Prabowo terlebih dahulu meninjau berbagai produk kendaraan listrik yang diproduksi di pabrik ini.
Sejumlah kendaraan dilihat Prabowo, antara lain bus listrik 12 meter yang digunakan oleh DAMRI untuk layanan Transjakarta, bus listrik 8 meter untuk BLU UPTD Trans Semarang, hingga model dan komponen bus Tri Sakti.

Selain itu, Presiden juga meninjau berbagai kendaraan listrik berbasis industri, seperti electric forklift, electric transporter yang digunakan oleh PT Perhutani Alam Wisata, serta electric heavy duty truck yang digunakan oleh PT Semen Indonesia Logistik.

“Peresmian ini merupakan upaya memperkuat hilirisasi, mengurangi ketergantungan energi fosil impor, serta mempercepat transformasi menuju kedaulatan energi. Kalau Jepang punya Isuzu, punya Hino, kalau Korea punya Hyundai, Daewoo. Saya berharap berapa tahun lagi kita akan melihat VKTR sebagai champion, salah satu champion dari Indonesia,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Menurut Presiden, industrialisasi adalah bagian akhir suatu kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga bermanfaat bagi suatu bangsa.

“Saya terus akan memantau progres saudara. Kalau ada kesulitan-kesulitan, saudara punya banyak jalur. Sampaikan, kita akan selesaikan karena ini saya anggap suatu industri yang sangat penting,” tandas Presiden.• (Shaleh Rudianto media3/BPMI Setpres)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *