BANTUL (DIY), media3.id – Sejumlah 50an wakil pedagang Paguyuban Toko Kelontong Madura Yogyakarta mengikuti kegiatan silaturahmi dan doa bersama dengan Polda DIY di Sekretariat Keluarga Madura Yogyakarta, Banguntapan, Bantul, Selasa (3/3/2026) sore.
“Kami dari Polda berkolaborasi dengan saudara-saudara kita dari Madura, khususnya paguyuban toko kelontong yang ada di Jogja, melakukan silaturahmi sekaligus berdiskusi dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, terkhusus lebaran yang sebentar lagi,” ungkap Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda DIY Kombes Pol Bagiyo Hadi Kurniyanto, S.I.K., M.M.
Dikatakannya, toleransi dan saling menghormati diharapkan untuk diterapkan menjadi kunci dalam bekerja mencari rejeki di Jogja. “Hendaklah hormati adat istiadat setempat, terapkan toleransi dan menghargai satu sama lain,” tandas Bagiyo.
Diketahui, terdapat 3.820 toko kelontong Madura di wilayah DIY. Namun dari sejumlah itu baru 600 yang terakomodasi dalam Paguyuban Toko Kelontong Madura Yogyakarta.
“Sebanyak 600 telah resmi tergabung dalam paguyuban di bawah naungan Keluarga Madura Yogyakarta (KMY),” ungkap Subur Adi Cahyono, Ketua Paguyuban Toko Kelontong Madura Yogyakarta.
Dikatakannya, pihaknya bersinergi dengan Polda DIY untuk menciptakan Jogja (DIY; red) yang aman. Karena toko kelontong Madura ini banyak yang buka 24 jam, sehingga potensi gangguan juga ada.
“Kami sudah hampir satu tahun menjalin komunikasi dengan Polda DIY, semenjak terbentuknya paguyuban pada 2017 silam. Harapannya sinergi ini juga sampai ke jajaran Polres dan Polsek agar bersama-sama menjaga keamanan. Melalui sinergi ini kami berharap terbangunnya kamtibmas yang damai di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” tandas Subur.
Lebih lanjut Subur mengatakan di internal untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan terhadap toko-toko kelontong Madura, paguyuban telah membentuk tim keamanan beranggotakan 32 orang yang bertugas secara bergiliran selama 24 jam.• (Shaleh Rudianto media3)






