Jakarta, Medi3.id – Jelang Natal dan Tahun Baru 2026 Pdt. Mayjend (purn) Dr.Mochamad Elias Henry. SE M.Sc M.Th berpesan pada Hotbahnya. Feba Affan Supit adalah seorang wanita muda muslim cantik yang diperkosa kakaknya dan ditelantarkan sedemikian rupa hingga membuat aib keluarganya. Lanjutnya, Seorang anak muda polos yang saat itu berpangkat letnan dua militer terketuk hatinya ahirnya memberanikan diri mengambil si wanita dijadikan sebagai pasangannya, dalam perjalanan mereka yang penuh rintangan, si wanita muda tidak patah arang karena kuat dalam berdoa secara diam diam kayaknya doa penganut kristiani meski sejatinya masih muslimah, itu dilakukannya karena dalam suatu penglihatan batinnya ada “sosok roh” yang mustahil dilihatnya selalu mendampinginya dalam lara hatinya dikucilkan, mulai saat itulah si wanita dengan tekad rohani yang kuat mencari tempat tempat pelayanan ibadah kristen dan ikut melayani meski masih tetap beriman sebagai muslimah.
“Hubungan kedua sejoli dalam iman kristiani baru secara diam diam, ahirnya kedua pasangan muslim tersebut memutuskan menikah dan “lahir baru” di dalam iman Kristiani bersama suami terkasih perwira muda Letnan satu Mochamad meski belum sepenuhnya.” Tandasnya.
Kemudian, Belasan tahun bertelut dan selalu bergumul dengan perlindungan tangan kasih Allah, membuat kedua pasangan muda ini makin teguh pendirian mereka, meski karir suaminya acapkapi dipenuhi sindiran hingga bullyan, bahkan ternancam dikucilkan oleh kesatuannya ketika itu.
Namun beliau tetap berpepedoman bahwa “Manusia boleh berencana tetapi Tuhan lah yang merancangnya”.
Dalam kebingungan dan keputusasaan karir militernya ketika akan mandek, istri yang setia mendampingi selalu menguatkannya, sang istri selalu membawa pergumulan suaminya kedalam setiap pelayanan sebagai pelayan yang melayani di berbagai kegiatan ibadah rohani kristen.
Spirit alkitabiah “bagi manusia sangat mustahil, namun tidak mustahil bagi Tuhan” adalah keyakinannya, hingga tak terasa sudah dalam kurun 24 tahun berumah tangga bertelut berlutut bergumul berdoa kepada Tuhan, ahirnya beliau Letkol Mochamad memantapkan jiwanya sebagai pengikut Kristen hingga berpangkat Jendral bintang satu dan bahkan masih cemerlang untuk berkarir dalam kemiliterannya.
Meski masih berkarir aktif di dunia militer sebagai jendral bintang satu, namun panggilan jiwa yang teramat kuat untuk mendalami krekristenan tida dapat dibendungnya, ahirnya keputusan diambil beliau melalui kuliah alkitab aktif sekolah Theologia mulai dari S1 hingga menyelesaikannya hingga S3 dengan nilai Cumlaude sebagai seorang Doktor Theologia (M.Th)

Pesan beliau saat menyampaikan firman Tuhan dalam ibadah dan perayaan Natal bersama organisasi :
-Kawanua Ministry
-Manado Keren
-Amki/angkatan muda kristen indonesia
-Imki/ikatan mahasiswa kawanua indonesia
-Gski/gerakan siswa kristen indonesia.
Dan turut serta hadir dalam acara Natal tersebut bpk Pdt Niko Lumanauw, ibu Pdt Henny Kontu, Pdt Stephen Pangkerego dan ibu Pdt Siesye (sebagai ketua panitya) serta hadir Sekum KKK bpk Michael Laka dan Ketum Ika GSKI ibu Sophietje Pua, yang bertempat di GSPDI rawa sari kamis 4 Desember 2025 sangat bermakna karena sekaligus dengan pelatikan saudara Ondry Fox sebagai ketua GSKI DKI Jakarta sebagai tonggak estafet berkesinambungan Api Injil tetap menyala dimanapun bumi dipijak.
“Mustahil bagi manusia tetapi tidak mustahil bagi Tuhan” tutup khotbah Pdt. Mayjend purn Dr.Mochamad Elia Henry SE. M.Sc. M.Th
(TJ)






