JAFF Market 2025 Jogja Serap 8000 Pengunjung

  • Whatsapp

JOGJA (DIY), media3.id – Dirjen Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemenko PMK, Ahmad Mahendra, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem film nasional melalui berbagai program, mulai dari dukungan festival hingga manajemen talenta.
“JAFF Market bukan sekadar ruang transaksi, melainkan arena membangun masa depan industri,” ucapnya saat pembukaan JAFF Market 2025, Sabtu (29/11/2025) di Gedung Jogja Expo Centre, Jogja.

JAFF Market 2025 menghadirkan lebih dari seribu kegiatan dan ratusan booth pameran yang dapat dieksplorasi peserta sepanjang penyelenggaraan.

Beberapa mitra penting yang turut hadir di JAFF Market 2025 antara lain adalah Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud), Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Motion Picture Association (MPA), Asian Film Alliance Network (AFAN), Adelaide Film Festival (AFF), dan CNC.

Tahun ini, JAFF Market mencatat rekor kehadiran tertinggi dengan 116 exhibitor, 122 perusahaan, lebih dari 1.431 pelaku industri, serta hampir 8.000 pengunjung.

“JAFF Market bukan hanya soal mempertemukan pelaku industri, tapi membangun jembatan antara ide, pendanaan, dan peluang global,” kata Market Director JAFF Market Linda Gozali, Rabu (3/12/2025).

Tahun ini, JAFF Market juga merilis laporan industri film perdananya bersama Cinepoint, bertajuk JAFF Market Film Industry Report. Rilis tersebut memuat data tentang pertumbuhan produksi film termasuk posisi daya saing Indonesia.• (Shaleh Rudianto media3)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *