Reses Fitriyani Angelina Silaban Dipadati 350 Warga : Infrastruktur, Rutilahu, dan Isu Pemakaman Jadi Sorotan

  • Whatsapp

Anggota DPRD Kota Cimahi Fraksi PPP, Fitriyani Angelina Silaban, SH, yang juga anggota Komisi I DPRD Kota Cimahi

CIMAHI, Media3.id – Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fitriyani Angelina Silaban, SH, yang juga anggota Komisi I DPRD Kota Cimahi, menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Cimahi, meliputi Kelurahan Cibeber, Leuwigajah, dan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.

Read More

 

Kegiatan berlangsung di Rumah Solusi WiFi, Komplek Taman Bukit Cibogo Blok A9 RT 02 RW 17, Leuwigajah, pada Jum’at (21/11/2025).

 

Suasana reses dipadati lebih dari 200 peserta undangan, bahkan jumlah warga yang datang melebihi undangan resmi. Fitri menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas antusiasme yang begitu besar dari masyarakat yang ia sebut sebagai Wargi Fitri (WiFi).

 

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Ini bukti kerinduan warga kepada saya, dan saya pun sangat rindu bertemu mereka. Setiap reses adalah momen berharga untuk saya bertemu dengan masyarakat terutama Wargi Fitri,” ujarnya.

 

Dalam dialog reses, mayoritas usulan yang disampaikan warga berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, mulai dari perbaikan jalan, penerangan jalan gang, hingga penanganan kawasan-kawasan yang membutuhkan peningkatan fasilitas lingkungan.

 

Selain itu, Fitri menyoroti bahwa isu pemakaman dan ketersediaan lahan makam terus menjadi kebutuhan mendesak di Cimahi, termasuk di wilayah Dapil 4.

 

“Pemakaman ini menjadi isu di Kota Cimahi, termasuk di dapil saya. Banyak warga yang belum ber-KTP Cimahi dan ketika meninggal menghadapi kendala pemakaman. Ini harus segera dicarikan solusinya,” jelasnya.

 

Ia juga menyampaikan perkembangan penting terkait program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Dari pengajuan reses pertama tahun 2024, beberapa usulan telah terealisasi.

Ratusan konstituen yang hadir

“Alhamdulillah, enam unit Rutilahu dari usulan saya sudah selesai dikerjakan. Dua minggu lalu saya mengadakan syukuran bersama warga di salah satu masjid di Cibogo sebagai bentuk rasa syukur atas terlaksananya program tersebut,” ungkapnya.

 

Untuk usulan reses kedua dan ketiga, Fitri menyebut sudah ada beberapa titik yang disurvei, dan paving block serta penerangan jalan gang direncanakan mulai dikerjakan pada Desember 2025.

 

“Mudah-mudahan segera terlaksana,” imbuhnya.

 

Dalam kesempatan itu, Fitri juga memberikan perhatian khusus pada permasalahan banjir yang terjadi di SMP Plus Darussurur. Menurutnya, sekolah tersebut setiap musim hujan selalu terdampak banjir, sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.

 

“Ini sudah diajukan beberapa tahun. Saya sangat khawatir karena sekolah digunakan setiap hari. Dokumen, fasilitas, dan keselamatan anak-anak bisa terdampak. Ini harus menjadi prioritas untuk segera dicari solusi terbaiknya,” tegasnya.

 

Sebagai Wakil Rakyat, Fitri meminta Pemerintah Kota Cimahi agar lebih fokus mengutamakan program prioritas yang sangat dibutuhkan warga.

 

“Saya berharap pemerintah melaksanakan program yang benar-benar prioritas. Jangan sampai masyarakat sudah menunggu bertahun-tahun, tetapi usulannya tidak juga dilaksanakan,” tegasnya kembali.

Ketua GPK PPP Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban, SH, bersama anggota

Selain menjadi legislator, Fitri juga menjabat sebagai Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) PPP Kota Cimahi. Dalam kesempatan reses ini, ia mengajak para pemuda untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan pembangunan.

 

“Sebagai Ketua GPK PPP Kota Cimahi, saya mengajak para pemuda untuk ikut mengawal aspirasi warga dan memastikan program-program prioritas berjalan tepat sasaran. Pemuda harus hadir sebagai energi positif dalam pembangunan di Cimahi,” ungkapnya.

 

Ia menegaskan bahwa keterlibatan pemuda sangat penting untuk memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan kota yang lebih baik.

 

Fitri menutup kegiatan reses dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh Wargi Fitri yang hadir dan terus memberikan kepercayaan serta dukungan.

 

“Antusiasme warga menjadi energi dan semangat saya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Cimahi Selatan, khususnya di Dapil 4, Insya Allah semua usulan akan saya kawal dengan sungguh-sungguh,” tandasnya.

Ketua Wargi Fitri (WiFi), Andi Halim

Begitu pula diungkapkan oleh Ketua Wargi Fitri (WiFi), Andi Halim, ia menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya terkait pelaksanaan Reses Masa Persidangan III Tahun 2025 yang digelar oleh anggota DPRD Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban, SH.

 

Kegiatan yang difasilitasi pemerintah dengan kuota 200 peserta ini kembali disambut antusias luar biasa dari masyarakat yang tergabung dalam komunitas Wargi Fitri.

 

Andi Halim menjelaskan bahwa tingginya partisipasi masyarakat sudah menjadi ciri khas dalam setiap kegiatan reses yang melibatkan Fitriyani. Meski kuota resmi hanya 200 orang, jumlah peserta yang hadir melonjak hingga mencapai 300–350 orang.

 

“Setiap reses Ibu Fitri itu, kalau 300 kuotanya bisa datang 500. Sekarang kuotanya 200, tapi yang datang tetap membeludak sekitar 300 sampai 350 orang. Kami tidak kaget, justru kami memang mengharapkan antusiasme itu,” terangnya.

 

Menurutnya, besarnya minat warga bukan sekadar karena agenda reses, melainkan ada kerinduan dan keinginan kuat masyarakat untuk bersilaturahmi, baik dengan dirinya sebagai Ketua WiFi maupun terutama dengan Fitriyani selaku anggota DPRD Kota Cimahi.

 

Dalam kesempatan itu, Andi Halim juga menegaskan bahwa banyak aspirasi masyarakat telah dihimpun dan dicatat oleh Fitriyani. Aspirasi-aspirasi tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Cimahi sebagai eksekutor pembangunan.

 

“Kami berharap Pemerintah Kota Cimahi merealisasikan seluruh aspirasi yang sudah disampaikan kepada Bu Dewan Fitriyani. Jangan sampai tidak terealisasi,” tegasnya.

 

Ia menambahkan bahwa apabila terdapat kekurangan administrasi atau prosedur, pihaknya siap berkomunikasi untuk memastikan setiap usulan dapat dinyatakan layak dieksekusi.

 

“Kalau ada kekurangan administrasi, tinggal berkomunikasi bagaimana supaya layak untuk dieksekusi. Itu harapan kami,” jelasnya.

 

Dengan antusiasme masyarakat yang terus meningkat pada setiap kegiatan, Andi Halim berharap hubungan antara warga dan wakil rakyat dapat semakin erat. Ia juga berharap seluruh aspirasi yang disampaikan benar-benar dapat diakomodasi dan menjadi bagian dari pembangunan Kota Cimahi ke depan.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *