Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dr. Mulyati, S. Kep., Ners., M. Kes, saat menjadi narasumber dalam acara radio talk bertema keamanan pangan MBG dan SLHS
CIMAHI, Media3.id – Dalam upaya memastikan keamanan pangan pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Kesehatan Kota Cimahi menggelar acara radio talk bertajuk “Keamanan Pangan pada Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)”, yang berlangsung di Studio Mix Radio Cimahi, pekan lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dr. Mulyati, S. Kep., Ners., M. Kes, menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan layanan makanan bagi masyarakat, khususnya dalam program nasional MBG.
“Keamanan pangan merupakan upaya yang diperlukan untuk menjamin bahwa pangan tidak akan menimbulkan bahaya atau risiko kesehatan bagi konsumen ketika disiapkan dan atau dikonsumsi sesuai dengan tujuan penggunaannya,” ujar Mulyati.
Ia menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan memiliki peran strategis dalam memastikan kelayakan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam program MBG. Pengawasan dilakukan melalui inspeksi rutin, pemberian pelatihan bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) serta penjamah pangan, hingga proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
SLHS merupakan sertifikat resmi yang dikeluarkan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan sebagai bukti bahwa suatu tempat pengelolaan makanan telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi. Sertifikat ini wajib dimiliki oleh berbagai usaha makanan dan fasilitas pengolahan pangan untuk mencegah risiko kesehatan masyarakat, termasuk penyakit bawaan makanan dan potensi keracunan.
“SLHS memiliki tujuan utama untuk melindungi kesehatan masyarakat dengan memastikan tempat usaha tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mulyati memaparkan perkembangan terkini terkait proses sertifikasi bagi SPPG di Kota Cimahi.
“Perlu juga saya sampaikan bahwa dari 30 SPPG yang sudah beroperasi di Kota Cimahi, sebanyak 11 SPPG telah kami nyatakan layak higiene sanitasi dan sudah menerima SLHS,” ungkapnya.
Mengakhiri sesi perbincangan, Mulyati menyampaikan pesan kepada seluruh SPPG agar terus mempertahankan standar keamanan pangan demi memastikan kualitas layanan program MBG.
“Kami juga sampaikan kepada seluruh SPPG yang sudah memiliki sertifikat laik higiene sanitasi agar tetap menjaga keamanan pangan, sehingga penerima manfaat mendapat makanan yang sehat menuju generasi emas yang sehat dan produktif,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya penerima manfaat MBG, untuk memanfaatkan program ini dengan penuh keyakinan, sebab pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan seluruh stakeholder terkait berkomitmen menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya.
“Yuk mari manfaatkan program dari Bapak Presiden ini dengan keyakinan bahwa kami di Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah menjalankan program ini secara optimal,” tambahnya.
Dengan upaya berkelanjutan melalui pengawasan, sertifikasi, dan edukasi, Dinas Kesehatan Kota Cimahi memastikan bahwa keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam mendukung terciptanya generasi emas yang sehat dan produktif.
(Sinta)






