Tasikmalaya, Media3.id – Kepala Bidang kedaruratan & logistik ( Kabid Darlog ) Badan Penamggulangan Bencana Daerah Kabupaten TASIKMALAYA, Cahyono RahmatST mengatakan kondisi cuaca ekstream pada musim hujan saat ini perlu diwaspadai karena kabupaten Tasikmalaya termasuk daerah curah hujan tertinggi di jawa barat sehingga mengakibatkan longsor,gerakan tanah tanah disebabkan curah hujan tinggi.
Titik rawan di Kabupaten Tasikmalaya tersebar di beberapa wilayah Kabupaten seperti di Kecamatan culamega daerah Ci Picung Kecamatan Bojonggambir daerah mangkonjaya dan wandasari kata cahyono saat bertemu di gedung kantor bupati Kabupaten tasikmalaya pada hari kamis 13/11/2025.
Cahyono pun mengatakan bahwa Bupati Tasikmalaya telah menetapkan SK tanggap darurat bencana di 39 Kecamatan sebagai langkah cepat menghadapi ancaman bencana yang meningkat maka Ba Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD )kabupaten tasikmalaya menetapkan siaga penuh menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi karena curah hujan tinggi yang terus terjadi sejak awal tahun memicu potensi longsor dan banjir di beberapa wilayah juga menghimbau masyarakat yang bermukim dilereng tebing ataupun bantaran sungai harus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pencegahan dini,saat cuaca eksteam seperti ini rumah ditebing dan yang dipinggir sungai perlu pengawasan ekstra.
Pada saat ditanya mengenai banjir tahunan yang kerap terjadi di kecamatan Sukaresik, Cahyono mengatakan masalah tersebut di sebabkan oleh kondisi dataran rendah yang diapit oleh sungai Ci Tanduy dan Ci Kiidang. Papar nya
Maka kami mendorong agar kementrian PUPR melalui direktorat sumber daya air untuk lebih memperhatikan kondisi ini yang merupakan kewenangannya untuk dilakukan normalisasi sungai tersebut jangan sampai kejadian banjir tahunan ini terus terjadi. Pungkas nya.
( Lucky / Ujang SW)






