KLATEN (Jateng), media3.id – Keberagaman agama, budaya, dan etnis di Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang perlu dijaga agar tercipta kerukunan antarumat beragama. Pendidikan multikultural menjadi strategi penting untuk menanamkan sikap toleransi, empati, dan penghargaan terhadap perbedaan sejak usia dini.
Demikian dikemukakan oleh KH. Suharso, S.Sos., saat mensosialisasikan harmoni kerukunan antar umat beragama di aula kantor Kecamatan Manisrenggo Klaten, Selasa (7/10/2025).
“Perhimpunan Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kecamatan Manisrenggo berinisiasi mensosialisasikan arti pentingnya harmoni kerukunan antar umat beragama melalui sikap toleransi dan saling menghargai di hadapan para guru dari semua jenjang sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Manisrenggo Klaten”, ucap Suharso.
Dikatakannya, pendidikan multikultural menekankan pengakuan terhadap keberagaman, penghormatan terhadap hak-hak individu, serta pengembangan nilai-nilai sosial, moral, dan etika yang bersifat inklusif.
“Dengan kata lain, pendidikan ini juga menanamkan keterampilan sosial yang membentuk karakter toleran, saling menghargai, dan memahami perbedaan. Hal ini penting agar setiap individu siswa maupun guru dan tenaga kependidikan lainnya mampu hidup berdampingan secara damai, tanpa diskriminasi maupun prasangka terhadap pihak beragama lain”, terang Suharso.
Para siswa dan guru berkesempatan untuk mengenal dan memahami berbagai budaya, tradisi, serta keyakinan agama yang berbeda dari dirinya.
“Misalnya, siswa dapat belajar tentang nilai-nilai gotong royong dalam budaya Jawa, prinsip toleransi dalam ajaran agama, atau penghargaan terhadap perbedaan bahasa dan seni daerah. Keterampilan ini menjadi modal penting untuk mengurangi konflik sosial yang mungkin muncul akibat intoleransi, atau kesalahpahaman antarindividu dan kelompok”, tandas Suharso.
Hadir dalam acara sosialisasi harmoni kerukunan antar umat beragama tersebut Camat Manisrenggo Wachyu Adhy Pratomo, SP., M.Si., Danramil Koramil 12/Manisrenggo Kapten Infanteri Sukarman, Kapolsek Manisrenggo AKP Fajar Damhudi, dan para guru dari sekolah-sekolah yang tercakup di wilayah Kecamatan Manisrenggo Klaten.
Diketahui, terdapat 3 SMP Negeri di Manisrenggo, 1 MTs Negeri, dan 25 Sekolah Dasar Negeri.• (Shaleh Rudianto media3)






