Reses Anggota DPRD Kota Cimahi Setyady Abdul Rachman, Soroti Pengangguran dan Bantuan Sosial

  • Whatsapp

Anggota DPRD Kota Cimahi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Setyady Abdul Rachman, SE

CIMAHI, Media3.id – Reses Masa Persidangan II Tahun 2025 anggota DPRD Kota Cimahi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Setyady Abdul Rachman, SE, dihadiri 300 konstituen yang berasal dari 6 RW Daerah Pemilihannya (Dapil) 3 Cimahi, Kelurahan Melong dan Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan.

Read More

 

Hal itu diungkapkannya usai kegiatan reses yang digelarnya di Gor Bintang Futsal, Jalan Sindang Sari Barat No. 80 Melong, Cimahi Selatan, Minggu (31/8/2025).

 

Seperti apa yang diungkapkan oleh Setyady, bahwa di reses kedua ini dirinya mengundang sebanyak 300 konstituen dari 6 RW Kelurahan Melong dan Cibeureum.

“Tiga RW dari Kelurahan Melong dan Tiga RW dari Kelurahan Cibeureum,” ujarnya.

 

Menurut Setyady, mayoritas aspirasi masyarakat yang disampaikan berpusat pada isu kesejahteraan sosial, seperti tingginya angka pengangguran dan masalah bantuan sosial yang terputus akibat perubahan data DTKS menjadi DTSEN.

 

“Menanggapi hal itu, Insya Alloh saya berkomitmen untuk menyampaikan dan mendorong aspirasi tersebut hingga terealisasi,” ungkapnya.

 

Tingginya angka pengangguran di wilayah Cibeureum dan Melong ini, karena daerah ini merupakan daerah paling padat penduduknya terutama kalangan pemuda.

 

“Banyaknya pemuda-pemuda yang pengangguran, yang kurang produktif, sehingga terjadi kriminalisasi. Khususnya anak-anak pemuda yang baru lulus, baru keluar sekolah SMA,” bebernya.

 

Selain itu, sambung Setyady, faktor sulitnya mencari pekerjaan di lapangan juga turut menjadi kendala bagi para pemuda ini.

300 konstituen yang hadir

Sedangkan masalah bantuan sosial yang terputus, Setyady menjelaskan,

 

“Bantuan sosial yang dulunya dapat sekarang tidak, karena ada kebijakan dari pusat, mungkin dari DTKS berubah menjadi DTSEN, sehingga ada pergeseran data. Mungkin itu jadi tugas kita bersama, khususnya Dinas Sosial, untuk ke depan mohon untuk melakukan verifikasi data yang lebih akurat, seleksi dan sinkronkan lagi, cek ke lapangan, siapa yang layak sebenarnya dapat bantuan,” paparnya.

 

Menyikapi hal itu, Setyady selaku anggota dewan yang juga sebagai anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi ini akan terus mengawal aspirasi dari masyarakat tersebut.

 

“Ajuan ini kan untuk peruntukan 2026, mungkin untuk 2025 anggarannya sudah habis. Jadi 2026, Insya Alloh saya bantu dan Insya Alloh menjadi realisasi,” jelasnya.

Dengan banyaknya pengangguran di wilayahnya, Setyady menyarankan kepada pemerintah kota khususnya Dinas Tenaga Kerja untuk melihat kondisi di lapangan dan meningkatkan lapangan pekerjaan.

 

“Mengingat Visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi untuk menciptakan 10 ribu lapangan kerja, mudah-mudahan ini menjadi visi yang terealisasi. Karena banyaknya pengangguran ini, terutama di kalangan pemuda yang baru lulus SMA, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi kriminalitas,” tandasnya.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *