Dispangtan Cimahi Gelar Vaksinasi Rabies Gratis, Edukasi, dan Kebiri Massal Peringati Hari Rabies Sedunia

  • Whatsapp

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira didampingi Kadispangtan Kota Cimahi Tita Mariam saat meninjau layanan vaksinasi dan kebiri kucing

CIMAHI, Media3.id – Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) Tahun 2025, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi menggelar serangkaian kegiatan dengan tema “Act Now : Me, You, Community”.

Read More

 

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diselenggarakan di Selasar Gedung B Pemkot Cimahi, pada Rabu (24/9/2025).

 

Kegiatan ini menawarkan layanan vaksinasi rabies hewan gratis, vaksin komplit bersubsidi untuk anjing dan kucing, serta kebiri kucing jantan gratis. Selain itu, juga ada edukasi tentang bahaya rabies, peresmian Kader Zoonosis, dan gerakan pangan murah yang dimeriahkan dengan bazar petani milenial.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, Kadispangtan Kota Cimahi Tita Mariam, Ketua DPC Himpunan Alumni (HA) IPB Kota Cimahi Harjono, Kabid P2P Dinkes Kota Cimahi dr. Mohammad Dwihadi Isnalini, unsur PDHI (Persatuan Dokter Hewan Indonesia) Jabar 1, Perwakilan Bank Bjb Kota Cimahi, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan berbagai elemen masyarakat.

 

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, mengatakan bahwa peringatan Hari Rabies Sedunia yang mengusung tema “Act Now : Me, You, Community” ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit menular dan mematikan tersebut.

 

“Rabies adalah penyakit yang mematikan dan dapat dicegah, namun kenyataannya hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama di daerah-daerah tertentu,” ungkap Adhitia.

 

Setiap tahunnya, sambung Adhitia, ribuan orang di seluruh dunia termasuk Indonesia masih banyak yang menjadi korban rabies akibat gigitan hewan yang terinfeksi. Fakta ini tentunya harus menjadi perhatian untuk ditanggulangi bersama dengan tindakan nyata.

 

“Mulai hari ini dan ke depannya, kita tidak hanya akan mengenang korban rabies, tetapi juga bertekad untuk melakukan tindakan nyata. Untuk itu, saya mengajak semua pihak untuk mendukung program vaksinasi hewan peliharaan, memberikan edukasi tentang pencegahan rabies, serta melibatkan masyarakat dalam kampanye kesadaran,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira didampingi Kadispangtan Kota Cimahi Tita Mariam

Lebih lanjut Adhitia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen menjaga zero kasus rabies sejak tahun 1996, sebuah prestasi yang harus dipertahankan. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam pencegahan penyakit tersebut.

 

“Kita berencana meningkatkan Puskeswan agar lebih sempurna, bahkan nanti ada hotel hewan dan rumah sakit hewan. Perputaran ekonomi dari tren memelihara hewan peliharaan secara nasional mencapai Rp36 triliun, dan Cimahi harus menyambut potensi ini,” tutupnya.

 

Begitu pula diungkapkan oleh Kadispangtan Kota Cimahi Tita Mariam, bahwa Hari Rabies Sedunia diperingati setiap tanggal 28 September untuk mengenang wafatnya Louis Pasteur, ilmuwan yang mengembangkan vaksin rabies. Momentum ini sekaligus menjadi sarana kampanye untuk mewujudkan cita-cita bersama Jawara (Jawa Bebas Rabies) 2029.

 

Saat ini ada 26 provinsi yang menjadi endemis rabies, tapi hanya 11 provinsi yang bebas rabies yakni Kepulauan Riau, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Papua Barat, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

 

“Saat ini, Kota Cimahi masih dinyatakan bebas terhadap penyakit rabies di mana kasus terakhir terjadi pada 1996 walaupun kasus gigitan HPR masih tetap terjadi,” terang Tita.

 

Pada kegiatan ini, pihaknya menargetkan vaksinasi rabies untuk 300 hewan peliharaan yang didominasi kucing dan anjing serta layanan kebiri 50 ekor kucing jantan.

 

“Cukup banyak didominasi kucing, karena kucing ini beranaknya banyak, jadi ini salah satu cara kita untuk mengendalikan populasi melalui kebiri dan sterilisasi,” bebernya.

Kadispangtan Kota Cimahi Tita Mariam bersama Perwakilan dari Bank Bjb Kota Cimahi (bawah)

Tita menyebutkan, di tahun 2026 pihaknya akan membuat shelter pemeliharaan kucing liar, mengingat banyaknya masyarakat yang membuang hewan tersebut di sembarang tempat. Selain itu, pihaknya juga giat melakukan sosialisasi dan pembinaan akan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan.

 

“Kita juga tidak hanya hari ini melaksanakan vaksinasi, tapi kita berkeliling di 15 kelurahan, jadi kita langsung on the spot. Di kelurahan sudah diinformasikan ada kegiatan untuk vaksinasi rabies dan flu burung. Gratis semuanya, tidak ada yang berbayar,” pungkasnya.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *