SLEMAN (DIY), media3.id – Untuk peningkatan produksi, tentu kita tidak bisa terlepas dari yang namanya mekanisasi alat modern. Nanti ada demo penggunaan drone karena sekali lagi, jika kita di lapangan, yang diminta para petani itu pasti alat-alat modern.
Demikian dikatakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam acara Rembuk Tani Swasembada Gula Nasional yang berlangsung di Lahan Ketahanan Pangan TNI Angkatan Udara Lanud Adi Sucipto, Desa Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Selasa (8/7/2025).
Gibran juga menekankan pentingnya melibatkan [merekrut; red] anak-anak muda dan akademisi dari kampus-kampus yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam penerapan mekanisasi teknologi modern untuk pertanian dan pelaksanaan research and development [RnD; red] teknologi pertanian yang modern.
“Anak-anak muda yang pandai ilmu pertanian akan lebih cocok dengan penerapan teknologi modern untuk pertanian, contohnya penggunaan drone pertanian. Begitu pula dengan para akademisi yang dimiliki oleh kampus-kampus di Yogyakarta guna menggiatkan pelaksanaan research and development yang dapat mempercepat dicapainya program swasembada pangan yang telah ditandaskan oleh Presiden Prabowo Subianto”, ucap Gibran.
Usai memberikan sambutan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau stan-stan PT. Pupuk Indonesia. Salah satunya adalah booth drone pertanian.
Selama beberapa menit lamanya, Gibran menanyai teknokrat perancang drone pertanian, Handono.
“Sudah berapa hektar sawah yang telah dipetakan oleh drone ini?”, tanya Gibran.
“Drone ini sudah dipergunakan untuk memetakan 8000 hektar lahan pertanian”, jawab Handono.
Kemudian Gibran menanyakan sudah berapa hektar lahan pertanian yang dilayani oleh drone dalam hal pemupukan.
Handono pun menjawab sudah 1500 hektar lahan.
“Sudah di daerah mana saja yang dilayani drone pertanian ini?”, tanya Gibran lagi.
Handono menjawab:”Sementara masih terbatas di wilayah pulau Jawa, Bapak”.
Gibran juga menyerahkan bantuan pupuk non-subsidi sebanyak 10 ton secara simbolis kepada para petani, guna mendorong produktivitas dan efisiensi pertanian berkelanjutan.• (Azdha NK media3)






