MAGELANG (Jateng), media3.id – Prabowo dan Macron kunjungi Akmil Magelang dan Candi Borobudur. Macron beri penghargaan kepada Prabowo, dan keduanya bahas kerja sama budaya dan pendidikan militer.
Setelah tiba, Macron langsung diajak keliling area Akmil menggunakan mobil taktis Pindad Maung yang dikemudikan sendiri oleh Prabowo.
Salah satu agenda penting di Akmil adalah peninjauan laboratorium Bahasa Prancis yang disiapkan bagi prajurit Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan militer di Prancis.
Macron memberi Prabowo penghargaan Grand Cross of the Legion of Honour.
Usai kunjungan ke Akmil, Prabowo dan Macron melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur.
Kedua pemimpin negara ini sempat berfoto dan bersalaman di pelataran candi dengan latar belakang megahnya Borobudur. Mereka juga menikmati makan siang bersama sebelum naik ke puncak candi.
Macron menilai keberadaan Borobudur sebagai bukti kuat pengaruh budaya Indonesia yang bergaung. Dia juga menyoroti peran penting Borobudur sebagai pusat spiritual yang menyampaikan pesan toleransi universal.
“Borobudur adalah tempat ibadah bagi ratusan, bahkan ribuan orang yang datang berdoa. Ini menunjukkan pesan universal tentang toleransi dan rasa hormat yang dijunjung tinggi oleh Indonesia,” ucap Macron.
Selanjutnya pada jam 15.45 wib kedua kepala negara meninggalkan Borobudur untuk menuju ke bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Ini menandai berakhirnya lawatan Macron di Indonesia sejak 27 Mei 2025 lalu.
Tepat pada jam 16.30 wib Presiden Macron lepas landas menuju ke negara berikutnya yang dikunjungi, yakni Singapura. • (Azdha Noor media3)






