Banjar, Media3.id – Pembangunan RS Mitra Idaman Kota Banjar Jawa Barat menuai soal, pasalnya dalam pembangunan infrastruktur tersebut ada penutupan jalan gang umum, jalan gang tersebut menghubungkan gang sawo ke jalan raya. Sering digunakan warga, namun sekarang ditutup bahkan di atas jalan tersebut dibangun Selasar oleh RS Mitra idaman. Raden Djuki Subhiandi salah satu Ahli waris tak terima ditutup dan pertanyakan Surat ijin dari Keluarga karna dibangun Selasar.
Berdasarkan informasi dari warga Lingkungan Cimenyan 1 RT 02 RW 03 Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar Jawa Barat. Jalan tersebut ditutup sudah beberapa bulan dan warga harus muter ke belakang, padahal jalan tersebut wakaf dari keluarga Raden djadja N pada tahun 1997. dan untuk umum bukan untuk kepentingan bisnis.
“Tanah tersebut dari keluarga Saya, kemudian dibeli oleh dr Jaja, kemudian Bapak saya Raden Subhi mewakafkan sebagian tanah tersebut untuk pasilitas jalan umum pada tahun antara 1995, 1997. Saksi kala itu sodara sepupu namanya Maman.” Kata Raden djuki Subhiandi ahli waris kepada Media3.id Selasa, (17/04/2025).
Rd Djuki Subhiandi Ahli waris menuturkan, terkait jalan tersebut seharusnya pihak Kontraktor atau RS Mitra Idaman memberitahu terlebih dahulu kepada keluarga Raden Subhiandi (keluarga kami atau Ahli Waris ).
“Saya mengetahui ijin tersebut dikeluarkan oleh RT setempat, untuk ijin pembangunan selasar pembangunan saat ini 2024 yang diduga palsu, karna ada perbedaan nama bapak saya. Seharusnya pihak Ahli waris diberitahu.” Tegas Djuki.
Djuki pernah bertemu dengan dengan RT dan RW setempat pertanyaan surat ijin dari pihak keluarga R Subhiandi namun sempat di persulit. Djuki pun menduga ada kejanggalan dalam surat tersebut.
“Bahkan saya sempat minta surat ijin, yang katanya sudah ada surat ijin dari keluarga Rd Subhi. Namun RT dan RW mempersulit.” Tandas Juki.
Jalan gang sepanjang 50 M. Lebar 1,20 M sudah tertutup dibagian atas dibangun Selasar dalam pembangunan RS Mitra Idaman.
Terpisah drg Eka Bagian Direksi Mitra Idaman Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp terkait hal tersebut. Agar menghubungi pihak Kontraktor yang mengerjakan pembangunan infrastruktur tersebut.
“Coba hubungi pihak PT.” Kata drg Eka .
Dalam hal ini salah satu pihak Ahli waris meminta pihak Kontraktor atau RS Mitra Idaman bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga Raden Subhiandi. Atau R djuki Subhiandi, Salah satu Ahli waris. Karna tidak ingin wakaf Tanah tersebut yang tadinya untuk jalan umum namun saat ini ditutup dan dibagian atasnya dibangun Selasar.
(Dg)






