Pemkot Cimahi Gelar Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah XXIX dan Pengukuhan REDKAR Tahun 2025

  • Whatsapp

Dari tengah kiri ke kanan, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, Walikota Cimahi Ngatiyana, Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudisthira, Dandim 0609/Cimahi Letkol Inf Raden Aldi Wibisono foto bersama Tim REDKAR

CIMAHI, Media3.id – Pemerintah Daerah Kota Cimahi menggelar Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXIX Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Tim Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Angkatan II, yang bertempat di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin (28/4/2025).

Read More

 

Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-29 Tahun 2025 yang bertemakan “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045” ini merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran otonomi daerah dalam pembangunan serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

 

Dalam amanatnya, Walikota Cimahi Ngatiyana menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045,

Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-29 Tahun 2025

“Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, inilah yang menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel,” pesan Ngatiyana.

 

Dia juga menekankan pentingnya keberadaan Relawan Damkar sebagai tim reaksi cepat dalam penanggulangan bencana, khususnya kebakaran.

 

“Relawan ini siap siaga 24 jam untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat, menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan penanggulangan dini kebakaran,” ucap Ngatiyana.

 

Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan publik, terutama dalam bidang penanggulangan bencana.

Pengukuhan Tim REDKAR oleh Walikota Cimahi Ngatiyana

Dalam konteks ini, penguatan tim relawan menjadi sangat krusial, mengingat tingginya risiko bencana yang dihadapi daerah ini.

 

Pengukuhan REDKAR ini menjadi bagian dari upaya strategis Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Cimahi untuk memperkuat layanan dasar bidang ketenteraman dan perlindungan masyarakat.

 

Sebanyak 64 orang relawan dari 7 kelurahan dikukuhkan secara langsung oleh Walikota Cimahi, sehingga saat ini Kota Cimahi telah memiliki 138 relawan yang tersebar di 15 kelurahan. Dan tersebar di 3 zona, yakni zona utara, tengah, dan selatan.

Walikota Cimahi Ngatiyana (kiri) didampingi Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudisthira (kanan)

Mereka telah dilatih untuk merespons kejadian kebakaran dalam waktu 15 menit. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan dan mengurangi jumlah korban. Pengukuhan REDKAR ini menjadi salah satu upaya untuk mitigasi bencana, terutama kebakaran.

 

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional pada Minggu, 27 April 2025, Pemkot Cimahi bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Cimahi juga menggelar Apel Siaga dan Simulasi Bencana di Komplek Cipageran Asri.

 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana, mengingat Cimahi termasuk dalam kawasan rawan gempa, sebagaimana hasil kajian BMKG terhadap potensi Sesar Lembang​.

 

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan daerah, mempercepat pelayanan publik, serta membangun masyarakat yang lebih siap dan tangguh menghadapi bencana.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *