KARAWANG, media3.id – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mengatakan banjir akibat luapan sungai Citarum dan Cibeet di Karawang semakin meluas adapun jumlah warga yang terdampak sebanyak 17,909 jiwa.
Awalnya banjir dampak meluapnya sungai Citarum dan sungai Cibeet terjadi di desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat yang terjadi sejak Jumat sore (28/02) namun kini banjir semakin meluas ke beberapa desa dan kelurahan terutama di sepanjang bantaran sungai Citarum dan Cibeet
“Kita melihat tinggi muka air sungai Cibeet dan sungai Citarum membuat perluasan yang lebih besar bila dibandingkan dengan yang sudah sudah. Perluasannya ada di wilayah desa Karangligar, Parungsari di Telukjambe Barat. Sedangkan di wilayah kecamatan Telukjambe timurnya itu ada di desa Sukamakmur dan desa Purwadana,” kata Mahmudin kepala BPBD Kabupaten Karawang, Rabu (05/03/25)
“Sepanjang aliran sungai Citarum 12 ke hilir di Karawang Barat keluaran Karawang kulon, kelurahan Tanjungpura dan kelurahan dan Tanjungmekar terkena dampak banjir sepanjang bantaran sungai Citarum,” ucapnya.
Namun demikian kata dia kesediaan logistik untuk korban bencana banjir terutama di desa Karangligar masih aman karena ia telah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain untuk memberikan sumbangan makanan siap saji.
“Stok logistik insyaallah aman dan kita meminta dinas instansi untuk memberikan makanan siap saji,” kata maupun.
Namun demikian kata dia, ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada untuk menjaga anak-anaknya jangan sampai bermain di tempat-tempat yang tidak terawasi.
“Himbauannya air ini tetap musibah banjir seperti ini tetap kewaspadaan tinggi, jaga anak-anak kita jangan sampai main-main di tempat yang sekiranya tidak terawasi diantaranya menghadapi banjir ini agar kesiapsiagaan kewaspadaan tetap tetap dijaga,” pungkasnya
Report: Daman Huri






