Awalnya Bernyali Besar, Usai Dicari Sesama Kades Akhirnya Nyali Kades Rengasdengklok Utara Langsung ..

  • Whatsapp

KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Salah satu kepala desa di Kabupaten Karawang akhirnya menerima tantangan doel pasca beredarnya voice not diduga berasal dari suara kepala desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang yang mengajak duel kepada kepala desa angkatan 45 yang tidak mendukung pasangan Aep-Maslani di pilkada Karawang.

Bukan hanya ngajak duel, tapi voice note yang diduga dari suara kepala desa Rengasdengklok Utara tersebut, juga mengancam dan meminta kepada kepala desa keluar dari grup angkatan 45 bagi yang tidak mendukung Aep-Maslani.

“Tah ayeuna geus ka buktian 02, Aep -Maslani yang terpilih di Pilkada. Tah sia anu henteu ngadukung Aep – Maslani hati-hati weh sia nya. Kaluar sia di group 45 ieu aing Nana keling (nah, sekarang sudah terbukti 02 Aep – Maslani yang terpilih di Pilkada. Kamu yang tidak mendukung Aep – Maslani, hati-hati. Keluar dari Group 45 ini, saya Nana Keling),”

“Kaluar sia tong berteman jeng aing karena sia teu ngadukung Aep -Maslani Teu senang, teangan aing ku sia gelud hayu jeung aing.(Keluar kamu ya jangan berteman dengan saya karena kamu tidak mendukung Aep – Maslani,
Tak suka, cari saya, berkelahi dengan saya,” tantang oknum kepala desa itu dengan nada penuh kesombongan.

Pernyataan oknum kepala desa (Kades) Rengasdengklok Utara ini pun menuai reaksi keras dari salah seorang kepala desa. Yakni, Endang Macan Kumbang yang terima dengan suara voice note diduga dari suara Kades Rengasdengklok Utara yang tak pantas dilakukan

Usai mendengar voice note, Endang macan kumbang langsung mendatangi kantor desa Rengasdengklok Utara untuk menerima tantangan duel namun kepala Rengasdengklok Utara malah menghilang dan no HP nya pun tidak aktif.

Menurut Endang, bahwa kepala desa tidak boleh mendukung Paslon bupati dan wakil bupati karena sudah diatur dalam undang-undang

“Bahwa kepala desa itu netralitasnya di pilkada sudah diatur dalam undang-undang, tidak bisa kepala desa mendukung salah satu pasangan calon walaupun kita fanatik sama pasangan Paslon, tetap kita harus berjaga diri bisa membatasi bawa kita itu kepala desa,” kata Endang kepada wartawan, Sabtu (30/11/24).

Endang pun menjelaskan semestinya kepala desa Rengasdengklok Utara harus menjadi panutan bagi warganya karena walau bagaimanapun juga kepala desa merupakan leadership bagi masyarakatnya “kepala desa itu leadership bagi warganya jadi setiap tutur kata dan ucapan harus dijaga,” pungkasnya.

Reporter: D H

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *