CIMAHI, Media3.id – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 pada tanggal 27 November mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cimahi menggelar Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang Pemungutan dan Penghitungan Suara pada Pilkada Serentak Se-Kota Cimahi Tahun 2024, di Convention Hall Cimahi Technopark, Jalan Baros Cimahi Selatan, Minggu (24/11/2024).
Apel Siaga dihadiri Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, Plt. Asisten I Mardi Santoso, Camat Cimahi Selatan Cepi Rustiawan, Ketua Bawaslu Kota Cimahi Fathir Rizkia Latif, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2HM) Bawaslu Kota Cimahi Akhmad Yasin Nugraha, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Cimahi Jusapuandy, Koordinator Divisi (Kordiv) SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Kota Cimahi Ahmad Hidayat, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Cimahi Seta Dewa Nugroho, Plt. Ketua PWI Kota Cimahi Fredy Hutasoit, dan 823 anggota Panwaslu se Kota Cimahi.
Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi usai kegiatan Apel menjelaskan bahwa kegiatan Apel Siaga Pengawasan Pemilu di Kota Cimahi yang digelar oleh Bawaslu Kota Cimahi ini menunjukkan kesiapan untuk mulai mengawal masa tenang juga kesiapan dalam pemungutan dan penghitungan suara sampai nanti dengan pergeseran kotak suara pada Pilkada Cimahi 2024.
“Anggota panwaslu sebanyak 823 petugas yang mengikuti apel sekarang ini dan yang akan bertugas di masing-masing TPS ini adalah mereka-mereka yang siap untuk mengawasi jalannya Pilkada serentak ini,” ucap Dicky.
Dengan ini, Dicky mengharapkan Pilkada Kota Cimahi Tahun 2024 dapat berlangsung dengan aman, damai dan jujur, serta menghasilkan demokrasi yang benar-benar diharapkan bersama.
“Yaitu yang profesionalitas, yang berintegritas, dan memberikan ruang demokrasi yang nyaman bagi seluruh masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya,” ungkapnya.
Dia harapkan pula, jalannya pesta demokrasi ini semuanya benar-benar dapat menikmati dan mengikutinya.
“Sehingga pada akhirnya, kita bisa melihat tingkat partisipasi yang jauh lebih meningkat dibandingkan 5 tahun sebelumnya,” kata Dicky.
Dicky berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Barat khususnya masyarakat Kota Cimahi untuk menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya.
“Karena keterpilihan pemimpin bagi Jawa Barat dan Kota Cimahi semuanya ada di tangan masyarakat Kota Cimahi dan Jawa Barat,” pungkasnya.
Begitu pula diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Kota Cimahi Fathir Rizkia Latif, mengatakan bahwa Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang Pemungutan dan Penghitungan Suara ini merupakan apel terakhir.
“Sebagai bukti kesiapan kita, dimana sebelumnya sudah dilaksanakan Bimtek sebanyak tiga kali untuk 823 PTPS (Pengawas TPS-red) se Kota Cimahi, agar teman-teman PTPS ini bukan hanya memberikan kontribusi secara fisik tapi juga faham regulasi dan yang paling penting berani dalam melakukan penindakan terhadap pelanggaran atau dugaan pelanggaran yang terjadi di TPS,” ungkap Fathir.
Tugas dari PTPS itu sendiri, menurut Fathir, selain mengawasi di dalam TPS, juga memastikan 200 meter di sekitar TPS itu tidak ada alat-alat peraga kampanye dan memastikan di sekitar TPS juga tidak terjadi money politik.

Dia menerangkan, sebetulnya tugas dari PTPS ini sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum memasuki masa tenang sekarang ini.
“Dan Insya Alloh nanti di tanggal 26 November, bersamaan dengan proses pendistribusian logistik KPU dari gudang KPU ke kelurahan sampai dengan nanti setelah pergeseran dari TPS ke kelurahan per TPS, itu tugas utamanya PTPS,” jelas Fathir.
Di awal ini, lanjut Fathir, PTPS wajib memastikan lokasi TPS.
“Kebetulan sekarang musim hujan, jadi kita memastikan lokasi TPS mana saja yang rawan banjir untuk menyelamatkan logistik baik di dalam maupun di luar kotak suara,” imbuhnya.
Fathir pun menyebutkan, masa tenang dimulai dari hari ini Minggu 24 November sampai dengan H-1.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko sangat mengapresiasi Bawaslu atas kesiapannya dalam pelaksanaan Pilkada dengan menggelar Apel Siaga ini.
“Pengawas di tingkat KPPS dan TPS itu sejumlah 823 yang hadir disini, ini begitu luar biasa, saya apresiasi kesiapan dari Bawaslu dalam hal pelaksanaan Pilkada baik kota maupun provinsi di tanggal 27 November 2024 nanti,” ucap Wahyu.
Seperti apa yang diungkapkan Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi, Wahyu pun mengharapkan jumlah pemilih di Kota Cimahi itu semakin meningkat di Pemilu 2024 ini.
“Karena itu akan merepresentasikan bahwa pemimpin yang kita pilih itu representasi dari masyarakat Kota Cimahi dan Jawa Barat,” tandasnya.
(Sinta)






