Foto bersama para peserta pembinaan di Kampung Turis Pangandaran
PANGANDARAN, Media3.id – Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara menggelar Pembinaan Lembaga Tingkat Kelurahan Citeureup di Pangandaran, Jum’at-Sabtu (30-31 Agustus 2024).
Pembinaan Lembaga ini diikuti oleh 170 peserta yang terdiri dari Perlindungan Masyarakat (Linmas), Forum RW, Posyandu dan Poswindu Kelurahan Citeureup.
Kegiatan pembinaan dilakukan setiap bulan di Kelurahan Citeureup, tetapi untuk kali ini Kelurahan Citeureup menyelenggarakannya di Pangandaran untuk membuat suasana yang berbeda sekaligus refreshing, dengan anggaran swadaya dari masing-masing lembaga yang dikumpulkan dari para anggotanya.
Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi, Camat Cimahi Utara Rully Sulfanorida dan Lurah Citeureup Rusli Sudarmadi, rencananya akan berangkat ke Pangandaran untuk mengikuti jalannya kegiatan pembinaan tersebut, tetapi karena sesuatu hal yang tidak dapat ditinggalkan, akhirnya batal untuk pemberangkatannya.
Dicky dalam zoom meeting pada kegiatan pembinaan tersebut, memohon maaf kepada para peserta pembinaan karena tidak dapat hadir dalam acara Pembinaan Lembaga Tingkat Kelurahan Citeureup di Pangandaran.
“Atas kehadiran seluruh unsur kelembagaan kemasyarakatan se Kelurahan Citeureup, saya senang bisa bersilaturahim walaupun secara tidak langsung,” ucap Dicky.
Dia berharap seluruh unsur kelembagaan dapat membantu Pemerintah Kota Cimahi untuk berperan aktif dari mulai perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan.
“Tidak hanya sebagai objek saja, tetapi juga sebagai subjek dalam pembangunan di Kota Cimahi ini, sejalan dengan peran kelembagaan kemasyarakatan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat baik dalam fungsi koordinasi, menyambung komunikasi maupun tugas dalam berbagai masalah,” kata Dicky.
Lembaga kemasyarakatan yang ada di wilayah, menurut Dicky, memiliki peran untuk membantu tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi kewajiban pemerintah yaitu kerukunan hidup warga, inisiasi atau menyusun rencana pembangunan juga masalah fasilitasi rembug warga.
“Sehingga semuanya dapat berdaya dan hidup mengembangkan swadaya masyarakat di Kelurahan Citeureup,” paparnya.
Pelayanan dari Pemerintah Kota Cimahi memang belum maksimal, lanjut Dicky, karena pihaknya memiliki keterbatasan. Untuk itu, dia meminta lembaga kemasyarakatan untuk berperan aktif membantu menyukseskan program kegiatan pembangunan di Kota Cimahi.
“Terutama dalam Pilkada serentak nanti, saya harapkan kita harus lakukan secara sukses, aman dan lancar,” pesannya.
Dia berharap wilayah aktivitas harus tetap dijaga, baik stabilitas sosial, ekonomi, dan ketertiban.

“Tinggal dalam pesta demokrasi nanti, kita laksanakan dengan jujur, aman dan lancar sampai dengan berdirinya Walikota Cimahi untuk tugasnya 5 tahun kedepan,” pungkas Dicky.
Begitu pula disampaikan oleh Kepala Seksi bidang Pemerintahan Kelurahan Citeureup Aep Saepudin, bahwa tujuan dilaksanakan pembinaan unsur lembaga masyarakat Kelurahan Citeureup ini, disamping sebagai silaturahmi antar lembaga yang satu dengan lembaga yang lain, juga untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kelurahan Citeureup.
“Ini merupakan gabungan dari anggota Linmas dan unsur lembaga lainnya, seperti Forum RW, Posyandu dan Poswindu, yang mana tujuannya ingin mengguyubkan antar lembaga yang ada di Kelurahan Citeureup,” ujar Aep saat dikonfirmasi usai acara pembinaan.
Dia harapkan, dengan adanya program pembinaan ini, antara unsur lembaga satu dengan yang lainnya saling mengenal sehingga dapat menjalin kebersamaan dan kekompakan.
Kegiatan pembinaan ini, kata Aep, selalu dilakukan sebulan sekali.
“Tetapi untuk kali ini, kita laksanakan di Pangandaran. Karena perencanaan ini sudah digagas oleh unsur lembaga masyarakat Kelurahan Citeureup dari bulan Januari 2024,” ungkapnya.
Hal serupa diungkapkan pula oleh Ketua Forum RW Kelurahan Citeureup, Asep Setiana mengatakan, bahwa program pembinaan ini biasa dilakukan setiap bulan sekali.
“Tetapi dalam konteks kali ini, kita adakan program ini di Pangandaran sebagai salah satu penghargaan dari pemerintah kepada lembaga-lembaga,” ucap Asep.
Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini, kata Asep,
“Untuk mempererat persaudaraan, kegotongroyongan, dan keguyuban antar lembaga di Kelurahan Citeureup,” pungkasnya.
(Sinta)






