KARAWANG, Media3.id – Lebih Kurang seratus wartawan dari berbagai media online dan organisasi wartawan berkumpul di wisata pelangi, desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang
Berkumpulnya ratusan wartawan tersebut dalam rangka memenuhi undangan ketua umum Jajaran Wartawan Karawang (Jawara) Endang Macan Kumbang guna membahas rapat kerja yang sudah menjadi rutinitas setiap empat bulan sekali
Dalam rapat kerja Jawara tersebut turut hadir ketua umum Aliansi Jurnalis Bersatu (AJIB) Ujang Aditia, Ketua Media Independen Online (MIO) Oman dan sejumlah organisasi wartawan lainnya.
Dalam sambutannya, Endang macan Kumbang menyampaikan ada beberapa kepala desa di Kabupaten Karawang dilaporkan oleh satu wartawan ke aparat penegak hukum (APH) diduga gara-gara sulit ditemui oleh wartawan tersebut untuk dikonfirmasi.
Dampak dari sulit ditemuinya sejumlah kepala desa, membuat wartawan tersebut melaporkan kepala desa melalui laporan informasi atau LI ke APH.
Dampaknya para kepala desa yang dilaporkan meminta tolong kepada ketua umum Jawara agar dapat dimediasikan supaya tidak ada miskomunikasi antara wartawan dengan kepala desa yang diduga sulit ditemui.
“Jadi yang melaporkannya anggota jawara, terus kepala desanya minta tolong ke saya. Kan jadi lucu,” kata Ketua Umum Jawara dalam sambutannya di hadapan wartawan, Rabu (21/08/24).
“Ada beberapa desa yang di LI kan di polres dan kejaksaan,. Lalu saya tanya masalahnya apa? Masalahnya ya itu yang saya bilang tadi karena enggak ketemu kepala desa, setiap hari enggak ketemu, di wa juga kepala desanya susah lalu di LI kan,” ucapnya.
Endang berharap bila ada kepala desa yang sulit ditemui untuk dikonfirmasi supaya bisa menghubunginya yang tentunya ketua umum jawara akan menyampaikan ke kepala desa bersangkutan supaya tidak ada miskomunikasi.
“Jadi tolonglah kalau ada kepala desa yang memang susah dihubungi coba kontek saya dulu, biar nanti kita yang ngontek beliau ada media yang mau silaturahmi, tangani dong, masa ditemui wartawan susah,” jelasnya.
Dari informasi yang ia terima, ada beberapa desa yang dilaporkan oleh wartawan melali laporan informasi yaitu di Kecamatan Rengasdengklok ada 5 kepala desa, di Kecamatan Jayakerta ada dua kepala desa, dan Kecamatan Cilebar, Kecamatan Rawamerta serta Kecamatan Batujaya Masing-masing satu kepala desa yang dilaporkan ke APH.
“Di Rengasdengklok ada 5 desa, Jayakerta ada 2 desa, Cilebar 1 desa, Rawamerta 1 Desa, Kutawaluya Alhamdulillah aman tidak ada, Batujaya ada 1 desa. Orangnya satu ini yang melaporkan.
Dengan dilaporkannya kepala desa ke APH kata Endang, membuat para kepala desa merasa resah atas laporan informasi ke APH oleh wartawan “Dengan sistem LI meresahkan semua,” ungkapnya
“jadi kalau emang ada temuan ya sudah beritakan saja jangan dulu di LI kan ke Polres, Kejaksaan,” pungkasnya.
Reporter: D H






