Hindari gagal ginjal pada anak dengan tidak mengkonsumsi minuman kemasan berpemanis buatan secara berlebihan
CIMAHI, Media3.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi akan meningkatkan pengawasan setiap minuman yang mengandung pemanis buatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinkes Kota Cimahi, Mohammad Dwihadi Isnalini membenarkan hal itu, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, beberapa pekan lalu.
Hal itu menyusul dengan maraknya kasus gagal ginjal pada anak-anak di tanah air yang disebabkan salah satunya oleh minuman yang mengandung pemanis buatan ini.
Pihaknya akan menyebarluaskan informasi terkait bahayanya atau dampak negatif dari minuman kemasan yang tinggi gula.
“Penggunaan pemanis buatan atau pemanis yang mengandung fruktosa dapat memberatkan ginjal dan menyebabkan gagal ginjal,” terang Dwihadi.
Meskipun belum ada kasus ini di Kota Cimahi, pengawasan terhadap jajanan anak sekolah terus dilakukan, kata Dwihadi.
“Kami menghimbau agar tidak mengkonsumsi makanan dan minuman kemasan secara berlebihan, karena meskipun sudah lolos BPOM, konsumsi berlebih tetap berbahaya,” tandasnya.
Sebagai tindak lanjut, sekolah-sekolah di Cimahi termasuk SMAN 3 Cimahi turut aktif dalam pengawasan ini.
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMAN 3 Cimahi, Egi Andriansyah Prayoga menjelaskan, bahwa pihaknya secara rutin melakukan pengawasan terhadap minuman yang dijual di kantin.
“Untuk pengawasan di SMAN 3 Cimahi, kita suka cek keliling sekolah,” ucap Egi.
Meskipun ada kebijakan kewirausahaan, sambung Egi, yang membuat beberapa produk seperti kopi kemasan yang sulit dilarang, pihak sekolah tetap membatasi penjualan minuman berkarbonasi.
“Untuk minuman manis, siswa di SMAN 3 Cimahi hampir di setiap kelas punya dispenser dengan air mineral,” terangnya.
Inisiatif ini juga, lanjut Egi, didukung oleh kesadaran orang tua siswa untuk menyediakan pilihan minuman sehat bagi anak-anak mereka.
“Kami juga selalu mengingatkan pentingnya sarapan dan konsumsi minuman yang baik. Pihak sekolah lebih menekankan untuk membawa minuman sendiri dari rumah untuk menghindari konsumsi berlebihan,” pungkasnya.
(Sinta)






