Dispersip telah melakukan koordinasi dan sinergitas dengan Diskominfotiksan Kota Dumai
DUMAI, Media3.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Dumai dalam waktu dekat ini segera melakukan inovasi program Transformasi Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi (TRANS LITERASI) yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 mendatang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Dumai, Hj Raja Dona Fitri Illahi SKM MSi. mengatakan, bahwa TRANS LITERASI mencakup kegiatan peningkatan literasi masyarakat melalui upaya-upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan. Penguatan kerja sama stik holder terkait menjadi hal yang sangat krusial baik antar perangkat daerah, camat, perguruan tinggi dan akademisi, penggiat literasi, Bunda literasi di Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Dumai, masyarakat serta juga media massa.
“Kami dari Dispersip telah melakukan koordinasi dan sinergitas dengan Diskominfotiksan Kota Dumai untuk membangun sebuah aplikasi Sistem Informasi Menejemen (SIM) TRANS LITERASI berbasis web.” Ucapnya.
Salah satu langkah awal adalah membangun sarana digital yang akan di gunakan untuk mempermudah proses pelaksanaan inovasi Trans Literasi ini.
“Alhamdulillah, pertemuan itu dilaksanakan pada hari Kamis 25 Juli yang diterima langsung oleh Kadis Kominfotiksan Bapak Drs Khairil Adli MSi beserta jajarannya,” ujar Raja Dona Fitri Illahi.

Lebih lanjut, Kepala Dispersip menambahkan, SIM TRANS LITERASI memiliki beberapa fitur untuk melihat produk yang telah dihasilkan oleh program TRANS LITERASI, fitur marketing atau pemasaran, statistik dan program pelatihan yang telah dilaksanakan.
”Ya, nanti dengan adanya aplikasi SIM TRANS LITERASI tersebut diharapkan agar dapat menjadi alat bantu yang sangat tepat di era digitalisasi. Sehingga dapat meningkatkan proses pelaporan kegiatan program Tran Literasi lebih efektif dan efisien serta paling lenting adalah program trans literasi ini dapat memotivasi masyarakat agar dapat lebih kreatif dan mandiri serta bisa meningkatkan keterampilan serta kreativitas dalam hal membuat produk yang bernilai jual dan memiliki manfaat guna meningkatkan kesejahteraan.” Jelasnya.
Pada era digitalisasi, Raja Dona Fitri Illahi juga berharap sebagai pemerintah daerah khususnya di bidang layanan masyarakat harus bisa beradaptasi dengan perubahan teknologi yang sangat cepat. Salah satunya dengan menggunakan aplikasi berbasis web yang akan lebih mudah dalam hal promosi, karena lebih bisa menjangkau masyarakat secara cepat. Begitu juga dengan program pelatihan yang diluncurkan juga akan memanfaatkan teknologi digital secara optimal seperti website dan aplikasi perpustakaan lainnya.
”Dalam pertemuan Dispersip dengan Dinas Kominfotiksan ini untuk menjalin kerjasama yang diharapkan agar kita bisa mencapai tujuan menjadikan masyarakat Kota Dumai lebih berkarakter dan mempunyai daya saing. Jadi tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan literasi masyarakat yang akan menjembatani masyarakat untuk dapat hidup lebih mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.
(Red)






