Kabupaten Tangerang, (Banten), media 3.id – saluran pembuangan Ciasin yang melintas diwilayah Desa Kiara Payung kecamatan Pakuhaji, menuju desa gaga laksana yang kondisi saluran sudah mengalami sedimentasi pendangkalan lumpur. Sedimentasi
hingga 1,2 meter akhirnya dikeruk oleh Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air (DBMSDA) melalui Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD SDA) Wilayah 6.
Kondisi saluran pembuangan Ciasin yang memliki lebar hingga 8 meter ditenggarai mengalami sedimentasi Kegiatan pengerukan sedimentasi yang sudah cukup parah. Pendangkalan Saluran sehingga air meluap hingga ke pemukiman warga kp. Rawa Kopi di RT 04 , RT 06 desa Kiara Payung, kecamatan Pakuhaji, kabupaten Tangerang.
Kegiatan pengerukan dimulai sejak dimulai sejak senin ( 1 juli 2024) lalu, dengan menggunakan Ampibi PC 70, dua orang pengawas Ragil Bahraen, Agus setiawan satu orang manteri pengairan Suhendar dan koordinator Yana Saputra.

Menurut kepala UPTD SDA Wilayah 6 H.Suhanda yang ditemui dilokasi kegiatan mengatakan, ” pengerukan sedimentasi disaluran pembuang Ciasin Kiara Payung, karena kondisi saluran sudah cukup memprihatinkan sudah mengalami sedimentasi pendangkalan yang cukup parah, sehingga meluap karena tidak lagi mampu menampung air Sehingga air meluap dan banjir menggenangi pemukiman warga dan area persawahan yang berada didesa Kiara payung,” jelas H.Suhanda pada Selasa (9 juli 2024).
Lanjut H.Suhanda, volume pekerjaan hingga 1.000 m³ namun realisasi dilapangan lebih dari 1.000 m³, sedangkan untuk lumpur disposalnya kita buat untuk tanggul yang tinggi di sisi saluran agar air tidak meluap ke pemukiman warga.
” Yang kita utamakan terlebih dahulu, tanggul menjadi tinggi sehingga air tidak meluap ke pemukiman warga. Selain itu saluran pembuangan Ciasin juga untuk menggenangi area persawahan seluas 30 hektar didesa kiara Payung dan desa Gaga laksana, ” ungkapnya.
Menurut ketua Rw Sukih mengatakan, salutan pembuangan Ciasin sering meluap karena sudah mengalami pendangkalan sehingga air meluap hingga kepemukimam warga di Rt 04 Rw 06 dengan ketinggian air hingga 60 cm, hingga kejalan, padahal hujan tidak lebat,” ungkapnya.
Mudah-mudahan dengan dilakukannya pengerukan oleh pihak UPTD 6 saluran ciasin, air tidak lagi naik meluap kepemukimam warga lagi, ” harapnya.
Kami warga kp.kopi desa Kiara Payung mengucapkan terimakasih kepada kepada UPTD SDA wilayah yang sudah melakukan pengerukan lumpur disaluran pembuang Ciasin, semoga warga tidak kebanjiran lagi,tukas RW Sukih.
(dia)






