Dampak Penetapan Sengketa Pemilu 2024, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel Ikuti Apel Gabungan Ops Mantap Brata

  • Whatsapp

PALEMBANG (Sumatera Selatan), media3.id –
Pada hari Kamis, tanggal 25 April 2024, personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel dipimpin langsung oleh Danyon A Pelopor Kompol Wahyu Prasetyo, S.H., M.Si., yang terlibat dalam Operasi Mantap Brata 2024 mengadakan apel gabungan kesiapan di halaman Mapolda Sumatera selatan. Apel ini dihadiri dan dipimpin oleh Kasubdit 1 Ditintelkam AKBP M. Syobirin S, S.H, M.H, bertujuan untuk memastikan semua personel siap menjaga keamanan dampak tahap penetapan hasil sengketa pemilu.

Operasi Mantap Brata 2024 adalah operasi keamanan yang dijalankan untuk mengamankan proses pemilu, khususnya pada saat-saat krusial seperti penetapan hasil sengketa. Kesiapan personel kepolisian menjadi kunci utama dalam menjaga proses demokrasi agar berlangsung tanpa hambatan.

Read More

AKBP M. Syobirin dalam arahannya pada apel hari terakhir sesuai surat perintah dari Kapolda Sumsel, tidak lupa juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. “Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan. Kita harus memastikan bahwa proses penetapan hasil sengketa pemilu berlangsung dalam suasana yang aman, lancar, dan kondusif,” ujarnya.

Foto: Apel Gabungan Ops Mantap Brata di Mapolda Sumsel. (Dok Hum Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, 25/4/2024)

Setelah pelaksanaan apel gabungan Danyon A Pelopor menyampaikan kepada anggota untuk tetap siaga walaupun hasil sidang penetapan hasil pemilu telah dilaksanakan, harus selalu siap apabila dibutuhkan untuk memback up satuan wilayah.

“Batalyon A Pelopor berkomitmen untuk mengawal setiap tahapan pemilu dengan sebaik-baiknya, memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku,”tutup Danyon. (Ardhie – Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *