Komisi III DPRD Kota Cimahi Terima Audiensi LSM Laskar Merah Putih Kota Cimahi

  • Whatsapp

Komisi III DPRD Kota Cimahi menerima audiensi LSM Laskar Merah Putih Kota Cimahi

CIMAHI, Media3.id – Komisi III DPRD Kota Cimahi yang terdiri dari Ketua Komisi III, Yus Rusnaya (Fraksi PDIP), anggota Komisi III terdiri dari H Nabsun (Fraksi Golkar), H Hidayat (Fraksi PAN), dan Euis Isop Romaya (Fraksi Hanura) didampingi PPK Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jawa Barat Hida Akfani dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi Endang, menerima audiensi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Cimahi, di ruang Komisi III DPRD Kota Cimahi, Jalan Dra. Hj. Djulaeha Karmita No. 5, Cimahi Tengah, pekan lalu.

Read More

 

Adapun audiensi yang disampaikan yaitu terkait salah satu warga Ciburuy Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tersetrum akibat kabel yang terkelupas di Taman Alun-alun Kota Cimahi, pada 6 November 2023 yang lalu.

 

Ketua LSM Laskar Merah Putih Kota Cimahi Dieky Surachman menjelaskan bahwa pihaknya melakukan audiensi dengan tujuan meminta pertanggungjawaban pihak pelaksana pembangunan Taman Alun-alun Kota Cimahi dari Provinsi Jawa Barat.

 

“Yang pertama, pemberitaan dari media sosial terkait anak yang tersengat aliran listrik,” ucap Dieky.

 

Karena menurutnya, dengan adanya kejadian itu, setelah memonitoring selama beberapa minggu, pihaknya melihat tidak ada respon ataupun klarifikasi dari pihak pemerintah.

 

“Maka dari itu, dengan tidak adanya proaktif dari pemerintah, kami melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD untuk dapat menyelesaikan solusi terbaiknya,” harap Dieky.

 

Ia berharap Komisi III ini dapat mempertanyakan mengenai kejadian tersebut dan dapat menindaklanjutinya.

 

Dan setelah dilakukan audiensi, akhirnya Dieky merasa cukup puas. Pasalnya dalam audiensi tersebut dihadirkan pihak-pihak terkait.

 

“Alhamdulillah kita bisa dipertemukan dengan pihak-pihak terkait dalam audiensi tadi,” ungkapnya.

 

Selain itu, dalam audiensi tersebut pula pihaknya mengusulkan kepada DPRD Kota Cimahi untuk membentuk Pansus. Karena menurutnya, dari awal perencanaan pembangunan Taman Alun-alun Kota Cimahi, ada kejanggalan dari konsultan perencanaannya.

 

“Kita lihat dari proses pemenangan tender, biasanya pemenang itu yang paling murah dengan kelengkapan yang lengkap, tetapi ini justru pemenangnya mahal sedikit untuk konsultannya,” pungkas Dieky.

 

Sementara, Ketua Komisi III Yus Rusnaya, saat dikonfirmasi usai audiensi, mengatakan bahwa hasil dari audiensi bersama tersebut, pihak Disperkim Provinsi Jawa Barat, DPKP Kota Cimahi, dan LSM Laskar Merah Putih mempunyai pemikiran yang sama dengan dirinya.

 

“Bahwa pemikiran saya pun sama dengan LMP ini, ada pekerjaan yang kurang maksimal, kenapa sampai seperti itu?,” tanya Yus.

 

Apalagi ada kronologisnya dalam pembangunan Taman Alun-alun Cimahi, terdapat suatu kebocoran-kebocoran dari atas ke basement (Ruang bawah tanah) atau tempat parkir.

 

“Hal itu sebetulnya tidak perlu terjadi, kemudian ada genangan-genangan air yang akhirnya mengakibatkan terjadinya musibah yang salah satunya diduga ada kabel terkelupas hingga membawa korban, walaupun tidak memakan korban jiwa sampai meninggal,” ungkap Yus.

 

Jadi dalam hal ini, pembangunan Taman Alun-alun Cimahi benar-benar tidak maksimal.

 

“Karena kalau memang pembangunannya maksimal, seharusnya membuat aman dan nyaman serta memberi ketenangan bagi para pengunjung,” ucap Yus kembali.

 

Apabila ternyata masih ada para pengunjung yang mengalami kecelakaan dari hasil pembangunan tersebut, berarti pembangunan tidak memenuhi standar operasionalnya.

Ketua Komisi III Yus Rusnaya (Tengah), Kepala DPKP Kota Cimahi Endang (Kanan) dan Ketua LSM Laskar Merah Putih (LMP) Kota Cimahi Dieky Surachman (Kiri)

“Dan itu akan riskan sekali bagi keamanan dan kenyamanan para pengunjung,” imbuh Yus.

 

Untuk itu, ia selaku Ketua Komisi III akan menyikapi atas usulan dan masukan atau kritikan dari LMP tersebut.

 

“Kami akan menindaklanjuti hal itu, seperti apa pengamanannya dan kenyamanannya bagi para pengunjung,” terangnya.

 

Lebih lanjut dikatakannya bahwa Alun-alun Cimahi itu sebagai wisata Kota Cimahi, seharusnya dalam pembangunannya mesti sempurna jangan asal-asalan.

 

“Seperti contoh saja dalam kenyamanan parkir saja kurang memadai, untung ada halaman parkir kantor DPRD yang masih bisa dimanfaatkan para pengunjung,” kata Yus.

 

Ia sendiri sangat menyayangkan adanya kejadian pengunjung yang tersetrum hingga viral.

 

Akhirnya pihak dari Komisi III menekankan kepada pihak pelaksana dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disperkim Jabar Hida Akfani, untuk segera menyikapi dan menindaklanjuti permasalahan ini.

 

“Karena memang ada anggaran untuk pemeliharaan, dan saya sudah menegaskan kepada pihak pelaksana agar ke depannya tidak lagi terjadi kecelakaan seperti ini,” tegas Yus.

 

Itupun diakui Yus, bahwa dari pihak LMP menginginkan permasalahan ini untuk dibentuk tim panitia khusus (Pansus).

 

“Permasalahan ini memang akan kami sikapi, namun untuk terbentuknya Pansus tersebut harus ada persetujuan dari pihak pimpinan, jadi kalau sudah jadi Pansus, tidak hanya Komisi III saja yang terlibat tetapi semua komisi harus terlibat,” tandasnya.

 

Begitu pula diungkapkan Kepala DPKP Kota Cimahi Endang, bahwa perbaikan Taman Alun-alun Cimahi ini memang diperlukan. Hal itu untuk mengantisipasi agar kejadian kemarin tidak terulang kembali. Jadi, dari Pelaksana akan melengkapi hal-hal yang memang harus ditambahkan setelah masa pemugaran selesai.

 

“Kita sudah informasikan ke Disperkim Jabar mengenai hal itu, makanya sudah ada perbaikan kelistrikan, drainase, dan yang lainnya. Alhamdulillah pihak Disperkim sangat merespon cepat,” kata Endang.

 

Kemudian, lanjut Endang, terkait masalah korban yang tersetrum listrik itu, beritanya simpang siur dan viral bahwa korban meninggal dunia.

 

“Namun pada kenyataannya, pasca kejadian kita konfirmasi Puskesmas yang menanganinya, dan diberitahukan bahwa waktu dilakukan pemeriksaan anak tersebut masih shock dan dua hari setelah anak itu stabil langsung dibawa pulang keluarganya,” tutupnya.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *