DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Gelaran Pesta demokrasi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, sudah tinggal didepan mata. Persiapan pun dilakukan oleh semua partai, tidak terkecuali partai Nasional Demokrat (NasDem).
Bertempat di Hotel Santika Indonesia, Jalan Raya Margonda Beji, Kota Depok, Partai NasDem mengadakan Rapat Konsolidasi Pemenangan Pemilu 2024 di Kota Depok dan Kota Bekasi, yang di inisiasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat, pada Sabtu (4/11/2023), dan dihadiri oleh Ketua DPW Jabar Saan Mustofa, Sekretaris Wilayah Partai NasDem Jabar Mamat Rachmat, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Depok Hardiono, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bekasi Aji Ali Syahbana, Coki Sitohang ( Caleg Nasdem DPR RI), Para Caleg DPR RI,Caleg DPRD Provinsi, dan seluruh pengurus DPD serta pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem, juga sejumlah Calon Legislatif (Caleg) DPR RI, DPRD Provinsi, DPD Daerah Kabupaten / Kota dan para kader Partai NasDem di kedua wilayah tersebut, yang tergabung dalam Daerah Pilihan (Dapil ) 6 Jawa Barat.

Adapun agenda rapat konsolidasi partai NasDem ini membahas tentang paparan hasil survei Partai NasDem Jabar dapil 6 DPR RI dan sistem pengelolaan saksi dan evaluasi recruitment saksi.
Dalam sambutannya, Ketua DPW Partai NasDem, Jawa Barat Saan Mustofa mengatakan bahwa, Rangkaian Konsolidasi telah kita laksanakan di sejumlah wilayah di Jawa Barat , dan hari ini digelar di Kota Depok.
“DPW memahami, hal ini menjadi sangat penting terkait soal persiapan kita untuk menghadapi Pemilihan Umum pada tanggal 14 Februari 2024 yang akan datang. Oleh karena itu, saya ingin memastikan juga sudah benar-benar siap untuk menghadapi Pemilu 2024”, kata Saan atau yang lebih akrab dipanggil Kang Saan.
Ia menambahkan bahwa latar belakang partai atau organisasi adalah struktur. Jika strukturnya berjalan dengan baik, maka partai atau organisasi itu akan berjalan dengan baik. “Ibarat tubuh, struktural itu adalah tulang belakang (back bone). Bayangkan jika suatu tubuh tanpa tulang belakang?” , katanya.
“Melalui konsolidasi, kita ingin memastikan terkait dengan kesiapan dan persiapan kita ,karena kita memiliki target, kita memiliki obsesi, kita memiliki tujuan bahwa pada Pemilu 2024 yang akan datang”, ungkap Saan.
Masih kata Saan, Jawa Barat dari dua kali Pemilu (Pemilu 2014 dan Pemilu 2019), partai NasDem berada dalam situasi Dapil yang sangat memprihatinkan. Dua kali pemilu DPR RI 2014 kita nggak pernah dapat kursi, provinsi juga kita sudah datangi, Depok cuma dapat satu kursi pada tahun 2014 dan Kota Bekasi kita tidak dapat kursi pada tahun 2019, lanjut Saan.
“Kita tidak mau mempertahan situasi itu terus menerus kita ingin melakukan perubahan dapil Jawa Barat harus mampu merubah nasib nya. Kita ingin kedepan lebih baik dan kita targetkan DPR RI harus kita dapatkan , DPRD Provinsi dan Kota Kabupaten harus kita dapatkan, jangan ada dapil yang kosong. Dan kita harus pastikan kita siap,” ungkap Saan disambut dengan tepuk tangan riuh para peserta rapat yang hadir.
Struktur partai harus dibangun dengan baik dan kuat , struktur adalah tulang punggung partai. Dengan rapat konsolidasi yang dilakukan oleh partai, kita harus mempunya sumber daya politik yang memadai serta mempunyai semangat optimisme yang tinggi untuk siap menghadapi pemilu 2024.
“Asal ada kemauan dan keyakinan insyaallah Pemilu 2024, partai Nasdem di Kota Depok dan Kota Bekasi akan menjelma menjadi besar, kita buktikan partai ini menjadi kuat dan besar, maka kita semua akan menjadi besar. Karena membesarkan partai sama juga membesarkan diri kita sendiri”, tambahnya lagi.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Depok, Hardiono saat diwawancarai oleh media ini mengungkapkan bahwa, rapat hari ini adalah rapat konsolidasi persiapan kita menghadapi Pemilu 2024 yang mana pada hari ini bertepatan dengan sudah masuknya ke tahapan DCT (Daftar Calon Tetap -Red).
“Selain mengatur strategi pemenangan, melalui konsolidasi juga kita bisa tahu terkait posisi dan kekuatan internal partai kita,” kata Hardiono.
Ia meneruskan, dari kegiatan konsolidasi DPW ini juga kita bisa “breakdown” lagi, untuk melakukan konsolidasi lebih dalam lagi, dalam arti kita melakukan konsolidasi di setiap Dapil di Wilayah Depok sampai ketingkat cabang dan ranting.
Hardiono berharap, semoga dengan dilakukan konsolidasi yang demikian, bisa menaikan electoral (elektabilitas) Partai NasDem di Kota Depok itu sendiri, serta para pengurus yang ada di struktural dan jajaran menjadi semakin solid.
“Disamping itu, konsolidasi juga mengatur strategi bagaimana menaikan elektabilitas baik partai, Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang diusungnya, atau Calegnya, dengan banyak turun ke masyarakat, dengan membranding atau dengan banyak hal, yang tujuannya satu yaitu untuk menaikan elektabilitas itu sendiri, sehingga bukan hanya partainya, tetapi Capresnya”, terang Hardiono.
Terkait konsolidasi ke tingkat DPC dan DPRT ini juga harus dilakukan, karena belum meratanya informasi bagi para DPC dan DPRT (Dewan Pengurus Ranting) terkait “positioning” partai, maka disosialisasikan dulu. Juga terkait jumlah kursi dan perkiraan kursi yang sudah diraih dan sebagainya, kemudian kekurangan dan kendalanya apa. “Nah, kekurangan dan kendala kita itu harus diperbaiki, supaya ninimal kita bisa mempertahankan hasil survey yang sekarang, dikawal, kemudian juga dikembangkan. Supaya menambah lagi perkiraan yang tadinya satu fraksi, menjadi bertambah lagi,” kata Hardiono.
Ia juga menghimbau kepada para pengurus DPC dan DPRT dan jajaran agar tetap solid dan bekerjasama dalam rangka untuk memenangkan partai, tidak boleh egois pada individu-individu. Karena ini merupakan kerja bersama sehingga akan menghasilkan perwakilan-perwakilan dari NasDem, siapa pun orangnya, tutup nya. (Ardhie)






