Guru di Jawa Barat Terjebak Pinjol Ilegal,” Ini Penjelasannya

  • Whatsapp

plt Kepala OJK Tasikmalaya Misyar Bonowisanto(Tengah)

MEDIA3.ID – Tasikmalaya- Guru dan tenaga kependidikan di Jawa Barat diduga banyak terjebak pinjaman online (pinjol) ilegal. Namun, tenaga kependidikan yang terjerat pinjol belum berani untuk melapor kejadian tersebut.

 

“Hal tersebut diungkapkan Peneliti Ekonomi Universitas Pasundan Acuviarta Kartabi kepada Wartawan Rabu(6/9/2023).

 

Menurut Acuviarta Kartabi, dengan banyaknya guru dan tenaga pendidik di Jawa Barat, ini banyak yang terjerat pinjaman online ilegal, jumlahnya hanya 42 persen guru dan itu disebabkan karena faktor Ekonomi dan ketidak jelasan penghasilan, terutama guru honor.

 

Kata dia, tidak hanya kelompok guru, Tapi kelompok masyarakat lain, seperti korban PHK, termasuk ibu rumah tangga juga banyak menjadi korban pinjol.

 

“Data di jawa barat korban pinjol naik dari 15,23 persen, menjadi 27,6 persen. Jika dibanding Jawa Timur yang hanya 11 persen, Jawa Barat paling tinggi.

 

Bahkan Kredit macet pun di jawa barat naik dari 2,7 persen menjadi 3,7 persen dan ini

perlu ada upaya yang lebih meningkatkan literasi keuangan, agar masyarakat semakin paham,” tandasnya

 

Sementara itu, Plt Kepala OJK Tasikmalaya Misyar Bonowisanto menyampaikan data Pinjol Ilegal yang tercatat ada sekitar 5000 Pinjol yang sudah dihentikan operasinya oleh OJK dan 102 Pinjol di awasi oleh OJK,” Katanya

 

Pihak OJK mengimbau, agar masyarakat harus lebih berhati-hati, lebih bijaksana, waspada terutama harus merubah gaya hidup,” pungkasnya.

 

(Kris)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *