Direktur Bela Negara Direktorat Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan Negara Republik Indonesia, Brigjen TNI, G Eko Sunarto, Selasa(26/9/2023)(Foto:Kris)
MEDIA3.ID (TASIKMALAYA) – Direktur Bela Negara Kemenhan RI Menutup Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara bagi perangkat Desa di Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari di salah satu hotel di wilayah Kabupaten Tasikmalaya jalan Raya Singaparna Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Rabu(26/9/2023)
Direktur Bela Negara Direktorat Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan Negara Republik Indonesia, Brigjen TNI, G Eko Sunarto saat ditemui usai menutup kegiatan menyampaikan dan mengucapkan terima kasih kepada Perangkat Desa sebagai aparat pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, Karena Wilayah Kabupaten Tasikmalaya adalah satu-satunya wilayah yang terpilih menjadi kegiatan Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di jawa barat.
“Karena Kesadaran bela Negara ini, memang sudah tertuang dalam Undang-undang Negara Republik Indonesia tahun 1945, pasal 27 dan 30 bahwa setiap warga Negara memiliki hak dan kewajiban dalam pembelaan Negara.
“Kita harus tetap optimis dengan unggul dengan mencetak pemuda yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi serta berinovatif dalam artian kita harus memiliki sumber daya manusia dengan kemampuan pendidikannya dan ilmu pengetahuan yang dimiliki dan kita harus mampu menjebatani, karena kita tidak bisa menghindari namanya teknologi,” ucapnya
“Dan terakhir kita harus kreatif dengan arti kita harus memiliki inovasi-inovasi dalam setiap kegiatan dari mulai tingkat kecil, karena kalau namanya generasi Z itu, tidak bisa terelakan dan itu tergantung bagaimana orang tua.

Makanya perangkat Desa sebagai panutan dari orang tua harus menyampaikan kepada anaknya. Karena perangkat desa dinilai sebagai ujung tombak pemerintah untuk menyebarluaskan pentingnya kesadaran bela negara kepada masyarakat.
Sementara Kasubdit Lingja Bela Negara Ditjen Pothan kemhan DR Indah Permata, ST. MM menyampaikan dan mengucapkan terima kasih karena kegiatan yang berlangsung relatif singkat, Namun kita harus tetap mencintai bangsa Indonesia yang setia kepada pancasila sebagai idiologi negara serta rela berkorban bagi bagsa dan negara serta memiliki awal kemampuan Bela Negara
“Kami berharap para peserta menjadi peran penting menyebarluaskan nilai-nilai dasar Bela Negara, sehingga menjadi gerakan Nasional yang bisa menjadi tokoh untuk panutan dan sekaligus promodel bagi lingkungannya masing-masing,” ucapnya.
Sehingga diharapkan akualisasi nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal yang paling penting guna mewujudkan gerakan Nasional bela negara, dan kita harus menyadari bahwa kita sebagai kader Bela Negara tidaklah ringan. Namun kita harus yakin perangkat desa mampu membuat kreasi dan inovasi dalam mengaktualisasikan dan menyebarluaskan nilai-nilai bela negara kepada masyarakat luas,”
(Kris)






