Cimahi Darurat Sampah, Pemerintah Gencarkan Program Pilah Sampah Melalui Grak Ompimpah

  • Whatsapp

Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan saat memberi pengarahan mengenai pemilahan sampah

CIMAHI, Media3.id – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan Sarasehan Program Kampung Iklim dan Pengelolaan Sampah Kota Cimahi Tingkat Kecamatan Cimahi Selatan, di aula kantor Kecamatan Cimahi Selatan, Jalan Baros No. 14, Utama, Cimahi Selatan, pada Selasa (29/8/2023).

Read More

 

Kegiatan Sarasehan dihadiri Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan, Kepala Dinas LH Kota Cimahi Drg. Chanifah Listyarini, Camat Cimahi Selatan Asep Ajat Jayadi, SE.,MM., Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cepi Rustiawan, Sub Koordinator Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan pada DLH Kota Cimahi Lucky Sugih Maulidin, Para Lurah se Kecamatan Cimahi Selatan, Para Ketua RW se Kecamatan Cimahi Selatan, dan 230 peserta Gerakan Orang Cimahi Pilah Sampah (GRAK OMPIMPAH).

 

Sebagaimana Grak Ompimpah yang dicetuskan oleh Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan, jauh hari sebelum TPA Sarimukti terbakar, ternyata terbukti hal itu sangat bermanfaat dilakukan oleh masyarakat Kota Cimahi.

 

Dengan adanya penutupan TPA Sarimukti sebagai Tempat Pembuangan Akhir Sampah, dikarenakan terjadi kebakaran, maka dengan ini Cimahi sudah dinyatakan Darurat Sampah.

 

Maka, perlu saat ini Pemerintah Kota Cimahi untuk menggencarkan program pemilahan sampah. Menurut Dikdik saat dikonfirmasi usai acara, menjelaskan bahwa pihaknya terketuk dengan pemilahan sampah.

 

“Menyusul tentang Cimahi Darurat Sampah, maka kami sebarkan surat edaran kepada masyarakat Kota Cimahi yang berisi mengenai pengelolaan sampah,” ujar Dikdik.

 

Selain itu, dikatakannya, program ini juga berkaitan dengan program yang digalakkan Pemerintah Kota Cimahi yaitu Grak Ompimpah dan One Product One RW (OPOR).

 

“Dua program ini saling berkaitan, Pertama Grak Ompimpah tentang mengolah sampah, kami harapkan perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah,” harap Dikdik.

 

Kedua Gerakan OPOR, bahwa sampah itu bukan sesuatu yang tidak bisa di manfaatkan.

 

“Pemanfaatan sampah bisa kita lakukan, bahan anorganik itu kita jadikan untuk berinovasi, sehingga dapat menghasilkan sebuah karya yang mudah-mudahan itu menjadi ciri dari masyarakat yang inovatif,” paparnya.

Kepala Dinas LH Kota Cimahi Drg. Chanifah Listyarini (Kanan) dan Sub Koordinator Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan pada DLH Kota Cimahi Lucky Sugih Maulidin (Kiri)

Dikdik berharap dengan adanya dua program tersebut, bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Kota Cimahi.

 

“Sampah berkurang, inovasi bermunculan, dan kreatifitas masyarakat dapat dijadikan sebagai peningkatan ekonomi keluarganya,” pungkasnya.

 

Sementara, Kepala Dinas LH Kota Cimahi Drg. Chanifah Listyarini, mengungkapkan bahwa dengan adanya Cimahi Darurat Sampah, maka ditekankan kepada seluruh RW untuk bisa melakukan pilah sampah.

 

“Setelah sebelumnya dilakukan pembinaan mengenai Grak Ompimpah, maka sekarang waktunya untuk mewujudkan program Grak Ompimpah, tidak hanya di Kecamatan Cimahi Selatan, tetapi seluruh Kota Cimahi,” ucap Rini panggilan akrabnya.

 

Ia berharap dengan program kegiatan yang dilakukan saat ini, permasalahan sampah di Kota Cimahi dapat diselesaikan.

 

“Saya harapkan masyarakat bisa lebih faham, dan kita selalu mengajak kepada masyarakat untuk memilah sampai minimal dari rumah,” tukasnya.

 

Apalagi, disebutkannya, TPA Sarimukti sampai saat ini belum dapat digunakan kembali.

 

“Meminimalisir terjadinya penumpukan sampah, kita lakukan pemilahan sampah seperti sampah organik itu dikelola dibuat kompos, tapi bagi yang belum bisa buat itu, dapat dikumpulkan terlebih dahulu, dan nanti pihak DLH yang akan memprosesnya,” imbuhnya.

 

Ia menyebutkan pengambilan sampah organik akan dilakukan pada hari Senin dan Selasa, sedangkan sampah anorganik pada hari Rabu dan Kamis.

 

“Karena terbatasnya armada pengangkut sampah, maka kami akan selektif. Dan kami hargai pada masyarakat yang telah melakukan pilah sampah, karena sampah yang berserakan dijalan itu dari masyarakat yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

 

Jadi, dengan adanya kegiatan ini ia harapkan program pemilahan sampah dapat berjalan dengan lancar dan untuk kegiatan selanjutnya akan dilihat dari hasil evaluasi hari ini.

Begitu pula menurut Sub Koordinator Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan pada DLH Kota Cimahi Lucky Sugih Maulidin menjelaskan, bahwa dalam pengolahan sampah pada masyarakat, ada tim pendamping dari Grak Ompimpah.

 

“Alhamdulillah, permasalahan ini sudah diatasi dengan baik, dan untuk memilah sampah, dari pihak Dinas Lingkungan Hidup telah menyiapkan pendamping-pendampingnya dengan telah dibentuk koordinator wilayah masing-masing,” tutup Lucky.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *