Kadispangtan Kota Cimahi : Pola Makan yang Seimbang Dapat Mencegah Gizi Buruk

  • Whatsapp

Pj. Ketua TP PKK Kota Cimahi Euis Hotimah Dikdik (Kanan) dan Kadispangtan Kota Cimahi Tita Mariam (Kiri)

CIMAHI, Media3.id – Sebagai salah satu bentuk peningkatan literasi pangan berkualitas, Pemerintah Daerah Kota Cimahi menggelar Sosialisasi Dan Demo Masak Beragam Bergizi Seimbang Dan Aman, yang bertempat di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, pada pekan lalu, Jumat (18/8/2023).

Read More

 

Pj. Ketua TP PKK Kota Cimahi Euis Hotimah Dikdik mengungkapkan bahwa pangan merupakan salah satu kebutuhan utama untuk membentuk kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

 

“Setiap individu pasti membutuhkan pangan yang berkualitas untuk dapat hidup sehat, aktif dan produk konsumsi pangan yang berkualitas dapat diwujudkan apabila makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung zat gizi lengkap dengan jumlah yang berimbang,” ungkap Euis.

 

Dikatakannya, di Kota Cimahi ini masih ada terdapat 3036 balita yang mengalami stunting (9,7%), sedangkan berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi stunting Kota Cimahi berada di 16,4%.

 

“Berangkat dari hal tersebut, peningkatan pengetahuan bagi para orang tua mengenai Gizi Seimbang perlu terus dilaksanakan,” tegas Euis.

 

Senada dengan Euis, menurut Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Kadispangtan) Kota Cimahi Tita Mariam ikut menjelaskan, bahwa melalui pola makan Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) dapat mencegah dari gizi buruk, stunting, kurang cerdas, sering sakit, serta obesitas.

Ibu-ibu PKK Kota Cimahi sedang melakukan demo masak untuk kesehatan

“Aneka ragam bahan pangan, baik sumber karbohidrat, protein, maupun vitamin dan mineral yang bila dikonsumsi dalam jumlah seimbang dapat memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan” katanya.

 

“Pola konsumsi pangan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi keadaan gizi seseorang” tutup Tita.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *