Dari sisi Kiri, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Anggota DPRD Prov. Jabar Ali Hasan, Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono, Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan, dan Kepala Disperkim Jabar Indra Maha.
CIMAHI, Media3.id – Alun-alun Kota Cimahi yang merupakan salah satu Icon Kota Cimahi dan juga menjadi tempat refreshingnya masyarakat Kota Cimahi akhirnya diresmikan setelah direvitalisasi sejak awal 2023, dengan menghabiskan anggaran revitalisasi sebesar Rp 15 Miliar seluas 4.000 meter persegi.
Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil secara langsung meresmikan Taman Alun-alun Kota Cimahi yang berlokasi di Jalan Raya Barat No. 57, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Senin (28/8/2023).
Warga sambut antusias kedatangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi istri Atalia Praratya dalam peresmian tersebut, selain ingin menyaksikan wajah baru Alun-alun Cimahi.
Peresmian Alun-alun Kota Cimahi juga berbarengan dengan peresmian Taman Alun-alun Ciranjang Cianjur yang seremonialnya sekaligus dibarengkan.
Peresmian tersebut selain dihadiri Ridwan Kamil beserta istri Atalia Praratya, hadir pula Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan bersama istri Euis Hotimah Dikdik, Perwakilan dari DPRD Provinsi Jawa Barat, Ali Hasan, Forkopimda Jawa Barat, Perwakilan Pengadilan Jawa Barat, Perwakilan Pangdam III Siliwangi, Perwakilan Polda Jawa Barat, juga perangkat daerah Kota Cimahi dan Kabupaten Cianjur.
Ridwan Kamil mengklaim bahwa dirinya dalam menjabat sebagai Gubernur selama lima tahun, sudah 30 taman alun-alun yang dibangun olehnya di seluruh Jawa Barat.
“Dari Alun-alun Kota/Kabupaten, Kecamatan, pokokna dimana anu rariweuh, kita bereskan,” ucap Kang Emil sapaan akrabnya.
Maka dari itu, sambung Kang Emil, pada hari ini Senin 28 Agustus 2023 pihaknya telah membereskan dua Alun-alun yaitu Alun-alun Cimahi dan Alun-alun Ciranjang Cianjur.
“Kenapa peresmiannya dibarengkan? karena jadwal Pak Gubernur sangat sibuk dan saya tinggal seminggu lagi jadi Gubernur Jawa Barat. Untuk itu, sekalian saya mohon pamit kepada semua warga Cimahi, sudah lima tahun kami mengabdi, membangun segala rupa, tentunya berdasarkan kecintaan kami kepada warga Jawa Barat,” ungkapnya.
Dikatakannya, selama mengabdi lima tahun menjadi Gubernur sampai hari ini, pihaknya sudah banyak menerima penghargaan.
“550 penghargaan kami menangkan, sebagai tanda kerja dan perubahan Jawa Barat yang luar biasa, dan tadi kami juga bantu warga-warga dari rumahnya yang biasa-biasa saja dari geribik menjadi gedung, rumah tembok yang luar biasa,” paparnya.
“Totalnya semua sebanyak Rp 1,8 Triliun, dikembalikan untuk masyarakat dalam bentuk rumah-rumah sekitar seratus ribuan rumah yang diterima oleh warga Jawa Barat,” papar Kang Emil kembali.
Itu sebagai bukti, kata Kang Emil, bahwa dirinya sangat mencintai rakyat Jawa Barat.
“Uang rakyat, kembali lagi kepada rakyat, seperti yang paling dirasakan oleh masyarakat yaitu Rutilahu, dan mudah-mudahan rumahnya bermanfaat bagi masyarakat Cimahi dan Jawa Barat,” tandasnya.
Disamping itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ali Hasan yang selalu mendukung akan pembangunan Kota Cimahi selama 5 periode,
“25 tahun pembangunan di Kota Cimahi dari Provinsi Jawa Barat, itu karena dukungan dan dorongan anggarannya dari Bapak Ali Hasan,” tutur Kang Emil.
Begitu pula dikatakan Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan, ia akui bahwa perkembangan pembangunan yang dianggarkan dari APBD Provinsi Jawa Barat, berkat dorongan dan dukungan dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ali Hasan yang akrab dipanggil Mang Ali ini.
“Kepada perwakilan DPRD Jawa Barat Mang Ali yang sangat mempunyai atensi terhadap Cimahi, sama seperti Pak Gubernur Bapak Mochamad Ridwan Kamil, kami mengucapkan rasa terima kasih kepada beliau-beliau ini,” terang Dikdik.
Dan secara tegas, ia meminta kepada pihaknya untuk menjaga asset Taman Alun-alun Kota Cimahi yang telah diresmikan dalam jangka waktu yang lama.

“Ini semua tidak lepas atas keberpihakan dari Provinsi Jawa Barat dibawah arahan Bapak Gubernur, dan Insyaallah, karena Taman Alun-alun sekarang nuansanya begitu indah dimalam hari, beda dengan dahulu, yang sangat menyeramkan karena banyak pepohonan-pepohonan besar,” jelas Dikdik.
Ia juga berharap dengan indahnya Taman Alun-alun Cimahi menjadi indeks kebahagiaan bagi masyarakat Kota Cimahi.
Disisi lain, Dikdik juga mengharapkan kepada Ridwan Kamil, walaupun sebentar lagi Ridwan Kamil akan lengser dari jabatannya, namun Dikdik mengharapkan kepada Ridwan Kamil aset bangunan Rio milik Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
“Walaupun sebentar lagi bapak purna tugas, semoga bapak dapat memberikan estafet kepada penerus Bapak Gubernur Ridwan Kamil, bahwa bangunan Rio ini merupakan aset bersejarah bagi Kota Cimahi,” ucap Dikdik.
Jadi harapannya, bangunan Rio dapat dilimpahkan ke Kota Cimahi untuk menambah aset potensi wisata kedepannya.
“Karena semuanya akan berkaitan dengan penataan Alun-alun Cimahi, kami sudah merencanakan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perkim, ada juga bangunan eks Loji yang namanya sekarang Gedung Nasution, Pemerintah Kota Cimahi ingin membeli bangunan tersebut untuk sebagian menjadi aset Kota Cimahi,” ulasnya.
Kalau semua itu terlaksana, lanjut Dikdik, hal ini merupakan monumental bagi masyarakat Kota Cimahi dan rencananya akan diintegrasikan dengan kawasan sekitarnya.
“Bahkan rencananya, jalan disamping alun-alun akan diganti dengan batu andesit sehingga ini semua terintegrasi, dan kedepannya kalau perlu jalan tersebut kita tutup saja,” tegas Dikdik.
Di akhir acara, Gubernur Jawa Barat memberikan hadiah kepada masyarakat yang mendapatkan Rutilahu dan hadiah sepeda bagi masyarakat yang lahir jatuh pada tanggal 28 Agustus 2023 tepat dengan peresmian Alun-alun Kota Cimahi.
(Sinta)






