Enam Rumah Sakit Tangani Puluhan Maba UPN Jogja Yang Keracunan Makanan 

  • Whatsapp

BPBD dan PMI DIY lakukan evakuasi puluhan mahasiswa baru UPN Veteran Jogja ke sejumlah rumah sakit akibat keracunan makanan saat kegiatan PKKBN, Jumat (18/8/2023). (Foto: dok.Tim Kesehatan UPN Veteran Jogja)

YOGYAKARTA (DIY), media3.id – Puluhan mahasiswa baru (maba) UPN Veteran Yogyakarta diduga mengalami keracunan massal saat mengikuti kegiatan outbond pada Jumat (18/08/2023). Mereka mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan yang disediakan pihak penyelenggara.

 

Saat dikonfirmasi, Kasubag Kerjasama dan Humas UPN Veteran Yogyakarta, Markus Kusnardijanto, mengatakan saat ini pihak kampus tengah menggelar kegiatan pengenalan kehidupan kampus bela negara (PKKBN). Acara outbond tersebut dilangsungkan di beberapa tempat, yakni di Batalyon Infanteri Mekanis (Yonmek) 403, Akademi Angkatan Udara (AAU), dan di Denhanud 474 Kopasgat.

 

“Yang keracunan yang di 403. Di sana kurang lebih ada 700 mahasiswa. Namun, yang keracunan jumlahnya baru kita update,” kata Markus, saat dihubungi, Jumat (18/8/2023) malam.

 

Dikatakannya, 700 mahasiswa tersebut berasal dari berbagai fakultas dan jurusan. Diduga, para mahasiswa baru tersebut keracunan makanan. Ia mengungkapkan bahwa mahasiswa yang keracunan mengalami gejala mual dan muntah.

 

“Tim kami sudah ke lokasi, yang kira-kira tidak bisa ditangani di 403, kami rujuk ke rumah sakit, salah satunya adalah RS Sardjito,” katanya.

 

Sementara itu, Sabtu (19/8/2023) pagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman menyebut bahwa mahasiswa baru (maba) UPN Veteran Yogyakarta yang diduga mengalami keracunan dirawat di 6 rumah sakit. Mereka tersebar di RSUP Dr Sardjito, RS Condongcatur, RS JIH, RSA UGM, RS Hermina dan Klinik Praktek Siaga 24 jam.

 

Tim Kesehatan panitia PKKBN UPNVY 2023, Arif Rianto Budi Nugroho, menyebutkan saat mengetahui banyaknya mahasiswa baru yang alami kesakitan setelah beberapa jam dari makan siang, tim kesehatan langsung cepat tanggap menanganinya dan membawa ke sejumlah rumah sakit terdekat.

 

“Tim kesehatan langsung meluncur ke lokasi kemudian menangani pasien yang mengalami sakit itu. Kemudian beberapa yang perlu rujukan ke rumah sakit langsung dirujuk ke rumah sakit dan lakukan koordinasi darurat, karena semakin banyak yang mengalami sakit itu membutuhkan angkutan (ambulance). Petugas PMI DIY berkoordinasi dengan PSC 119 DIY untuk datang memberikan pertolongan,” kata Dr. Arif Rianto Budi Nugroho dalam keterangan tertulisnya kepada media3.id.

 

Selain itu pihak kampus juga membuka Posko Layanan dan Informasi sebagai pusat koordinasi yg berada di Gedung Rektorat UPNVY.

“Untuk mahasiswa baru yang lainnya dimohon tetap tenang dan juga menjaga kesehatannya, staminanya dan menjaga kondisi tubuh, apabila dalam capek dan lelah harus cukup istirahat dengan asupan nutrisi yang cukup sehingga kondisi tubuhnya tetap stabil,” imbaunya.

 

• (Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *