UMKM Jabar Juara Dorong Para UMKM Naik Kelas Dengan Pelatihan HAKI dan BDKT

  • Whatsapp

UMKM Jabar Juara Gelar Pelatihan HAKI dan BDKT

CIMAHI, Media3.id – Persaingan dalam dunia usaha apalagi di era canggih saat ini, tentunya para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus bisa terus meningkatkan kualitasnya dalam segala aspek.

Read More

 

Termasuk program UMKM Jabar Juara yang kembali dihadirkan untuk mendorong para UMKM Naik Kelas melalui Pelatihan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Barang Dalam Kemasan Terbungkus (BDKT), di Gedung Cimahi Techno Park (CTP), Jalan Baros Cimahi Selatan, Kamis (13/7/2023).

 

Dengan Narasumber dari Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi Dra. Hella Haerani yang di wakili oleh Kepala Bidang Koperasi dan UKM Disdagkoperind Kota Cimahi Emir Faisal, Pengawas Kemetrologian Deni Dermawan, SE, Kepala Seksi Pendaftaran dan Kurasi UKM Smesco Indonesia Roy Sinaga, dan Owner Cuanki Laksana Rani Rahmawati.

 

Kepala Seksi Pendaftaran dan Kurasi UKM Smesco Indonesia Roy Sinaga mengatakan bahwa pihaknya memfokuskan legalitas dari UMKM itu sendiri,

 

“Karena sangat penting dalam pemasaran produk, seperti pendaftaran HAKI atau Hak Merek, dimana kasus-kasus sebelumnya banyak hak merek diambil oleh orang lain, jadi sebelum terlambat merek UKM itu perlu dilindungi dan didaftarkan,” ungkap Roy.

 

Roy menerangkan dengan HAKI ini merek perusahaan dagang akan aman karena sudah di hak pantenkan,

Kabid Koperasi dan UKM Disdagkoperind Kota Cimahi Emir Faisal (Kiri) dan Kasi Pendaftaran dan Kurasi UKM Smesco Indonesia Roy Sinaga (Kanan)

“Jadi kegunaan HAKI itu, pertama adalah melindungi merk tersebut supaya tidak di klaim oleh orang lain, kedua untuk menaikkan branding dari merk tersebut, yang secara otomatis kalau brandingnya naik maka nilai jual produk tentu akan lebih baik karena tingkat kepercayaan masyarakat terhadap merk tersebut, dan yang ketiga menjadi aset bagi para UKM itu sendiri,” jelasnya.

 

Sedangkan, terkait pendaftaran untuk HAKI ini, para UKM dikenakan biaya sebesar Rp 500 Ribu,

 

“Websitenya sebesar Rp 500 Ribu free konsultasi dan jasa, karena kalau diluar Smesco Indonesia, harganya jauh dua kali lipat dari ini yakni sebesar Rp 4,5 Juta karena memakai Konsultan Hak Merek,” beber Roy kembali.

 

Proses waktu pembuatan HAKI, menurut Roy, tidak lama apabila sudah memenuhi persyaratan alias lengkap,

 

“Sekitar setengah jam, maksimal satu jam untuk pendaftaran HAKI, dan sertifikatnya selesai paling cepat 10 sampai dengan 11 bulan setelah pemeriksaan oleh Ditjen HAKI,” pungkasnya.

 

Sementara, Kabid Koperasi dan UKM Disdagkoperind Kota Cimahi Emir Faisal mengatakan bahwa program yang dilakukan Jabar Juara ini berkesinambungan,

 

“Berkesinambungan dengan program Pak Gubernur juga berkesinambungan dengan program Pak Pj. Walikota tentang pemberdayaan wirausaha baru,” ucap Emir.

 

Bahkan, program UMKM Jabar Juara ini berkesinambungan juga dengan Disdagkoperind Kota Cimahi,

 

“Salah satunya pemenuhan legalitas ini yaitu HAKI, jadi kita tinggal merefresh tentang program ini,” terang Emir kembali.

 

Sedangkan, menurut Owner Cuanki Laksana Rani Rahmawati, apabila para UMKM ini sudah mempunyai HAKI ini, tentu akan lebih percaya diri dalam pemasaran produk,

 

“Meski diluaran banyak produk dan persaingan, tetapi dengan memiliki legalitas yang sah dan dengan HAKI ini secara otomatis brand yang kita punya sudah terpatenkan di Ditjen HAKI, dan kalaupun ada yang memanfaatkan brand yang kita punya, kita bisa menuntutnya,” papar Rani.

 

Dijelaskannya, merek Cuanki Laksana sudah terpatenkan sejak Tahun 2019,

“Reseller kami ada di dalam dan luar negeri, seperti di Abudabi, kita memasarkan disana dan jumlah permintaan pun Alhamdulillah tiap tahun meningkat,” katanya.

 

Dengan adanya program UMKM Jabar Juara ini, lanjut Rani, membuat motivasi tersendiri bagi dirinya sebagai pengusaha untuk bisa berkembang lebih baik.

 

“Omzet bagi saya, bukan sebagai sebuah tolak ukur, tetapi disini saya berfikir, bagaimana supaya usaha kita bisa bertahan, dan apabila kita bisa bertahan itu menjadi sebuah prestasi bagi kita sendiri,” tandasnya.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *