Puskesmas Rengasdengklok Terus Memantau Balita Berusia dua Tahun Yang Mengidap Tuberculosis

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id– Diantara ribuan Balita di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang terdapat satu balita berusia dua tahun mengidap penyakit tuberculosis (TBC). Balita berusia dua tahun tersebut diduga tertular penyakit TBC dari keluarganya.

 

Read More

Saat di konfirmasi salah satu pegawai kesehatan di puskesmas Rengasdengklok membenarkan bahwa ada balita berusia dua tahun mengidap penyakit tuberculosis beralamat di Dusun Warudoyong, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Balita tersebut baru diketahui dua bulan oleh Puskesmas dan kini dalam pengobatan dan pantauan serius puskesmas Rengasdengklok.

 

“Satu Minggu tidak mengambil obat, kita langsung kerumahnya yang tentunya terus kita pantau perkembangannya,” kata Nunu tenaga medis puskesmas Rengasdengklok, Senin (03/06/23).

 

Selain dalam pantauan tenaga medis Puskesmas Rengasdengklok, ternyata setiap penderita penyakit tuberculosis juga dipantau oleh kader TB termasuk balita yang baru berusia dua tahun berdomisili di dusun Warudoyong, Desa Rengasdengklok Selatan.

 

“Satu desa kita ada satu kader TB untuk memantau penderita tuberculosis,” ungkapnya

 

Diketahui balita tersebut baru menjalani pengobatan dua bulan namun demikian, kondisi kesehatannya terus dipantau oleh Puskesmas Rengasdengklok “baru dua bulan menjalani pengobatan,” pungkasnya.

 

Dikutip dari website Siloam hospital Ciri-ciri tuberculosis paru menginfeksi seseorang pada awalnya memunculkan gejala utama sebagai berikut: Sesak nafas, Batuk berlangsung lama hingga lebih dari 3 minggu, Batuk berdarah, Dada terasa nyeri.

 

Selain gejala TB paru di atas, adapun gejala yang biasanya muncul, di antaranya adalah: Demam, Menggigil, Mudah merasa lelah, Berat badan turun drastis, Nafsu makan menghilang, Berkeringat di malam hari.

 

Kemunculan gejala-gejala tersebut biasanya akan berbeda di beberapa orang. Sehingga antara satu dan lainnya tidak bisa dijadikan sebagai acuan. Apabila Anda merasakan beberapa gejala di atas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter

 

DH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *