Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan (Kanan) didampingi Lurah Citeureup Rusli Sudarmadi (Kiri)
CIMAHI, Media3.id – Program Padat Karya yang digulirkan Pemerintah Kota Cimahi terus dilakukan di kelurahan-kelurahan se Kota Cimahi.
Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara menggelar Program Padat Karya di Padepokan Haur Wulung RW 5 Citeureup Cimahi Utara, Minggu (23/7/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan, Anggota DPRD Kota Cimahi Dapil Citeureup-Cipageran Djoko Taruna, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Yanuar Taufik, Binwil Kelurahan Citeureup Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi dan Kepala BKPSDMD Kota Cimahi Lilik Setyaningsih, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Chanifah Listyarini, Plt. Kadisnaker Kota Cimahi, Camat Cimahi Utara Taryadi Ahmad Taufik, Lurah Citeureup Rusli Sudarmadi, Ketua LPM Kelurahan Citeureup Anugerah Hermansyah dan para tamu undangan lainnya.
Lurah Citeureup Rusli Sudarmadi menjelaskan bahwa berdasarkan proposal yang diterima terdapat 1.409 pekerja yang terlibat langsung dalam kegiatan Padat Karya ini,
“Kegiatan gotong royong dilaksanakan oleh para Ketua RW beserta panitia Padat Karya dengan melibatkan masyarakat sebagai pekerja untuk melakukan kegiatan kebersihan lingkungan,” ucap Rusli.

Adapun kegiatan kebersihan lingkungan tersebut, dikatakan Rusli, mencakup pembersihan jalan setapak, pembersihan saluran air, pembersihan gorong-gorong, pembersihan kantor RW, pembersihan taman, perawatan sarana dan prasarana persampahan, dan masih banyak yang lainnya.
Rusli menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan kegiatan upaya pencegahan banjir di Kelurahan Citeureup,
“Yaitu membersihkan aliran sungai di RW 2 dan RW 8, membersihkan drainase di RW 5, RW 6 dan 12, termasuk di titik batas kota antara Cimahi dan Bandung Barat dimana saluran air tersumbat oleh sampah dan sedimen-sedimen tanah, namun melalui kegiatan ini Alhamdulillah sungai yang penuh sampah maupun drainase semula yang tidak berfungsi menjadi bersih kembali,” ulasnya.
Ia berharap kegiatan Padat Karya ini dapat tetap dilaksanakan di tahun yang akan datang.
“Karena secara nyata, beberapa pekerjaan perawatan kebersihan lingkungan yang belum tersentuh oleh dinas/instansi terkait dapat dikerjakan dengan melibatkan masyarakat secara langsung sehingga hasilnya pun dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelas Rusli.
Begitu pula disampaikan Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan bahwa kegiatan Padat Karya ini adalah kegiatan yang dilaksanakan di semua kelurahan di Kota Cimahi.
“Saya melihat antusiasme dari masyarakat terkait Gebyar Padat Karya ini, dan menjadi suatu keyakinan program kegiatan Padat Karya ini harus tetap dilanjutkan di tahun mendatang,” ucap Dikdik.
Dan ada tiga hal yang menjadi manfaat dari Padat Karya ini, menurut Dikdik,
“Pertama, untuk mengantisipasi saudara kita yang terkena PHK atau setengah pengangguran, yang kedua, untuk lebih peduli terhadap lingkungan, dan yang ketiga, mendorong masyarakat agar bisa bersatu padu, guyub, dan bergotong-royong,” terangnya.
Karena, lanjut Dikdik, ini adalah suatu budaya yang sudah semenjak lama dilakukan orang tua dulu.
“Mudah-mudahan ini akan menjadi budaya yang kita coba untuk dipertahankan di Kota Cimahi,” harapnya.
Dikdik pun bangga dengan kekompakan dari warga sekitar,
“Dan ini menjadi hal yang positif bagi Kelurahan Citeureup,” pungkasnya.
Kegiatan Padat Karya Kelurahan Citeureup yang dibuka secara langsung oleh Pj. Walikota Cimahi tersebut juga ditandai dengan menerbangkan beberapa burung merpati bersama-sama.
(Sinta)






