Bandung, media3.id – Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana,S.Pd.,M.H., menghadiri kegiatan Opening Ceremony Penilaian Pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting tingkat kabupaten/kota Se- Jawa Barat Tahun 2023 yang bertempat di Mason Pine Hotel Jalan Raya Parahyangan KM. 1.8 Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Senin (03/07/2023).
Kegiatan ini dibuka Secara Langsung oleh Sekreataris Daerah Provinsi Jawa Barat (Ketua Satu TPPS Provinsi Jawa Barat), dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat (Ketua Dua TPPS Provinsi Jawa Barat) serta Para Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kota Se-Provinsi Jawa Barat.
Penilaian Pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting tahun 2023 akan dilaksanakan di 27 Kota Kabupaten Se-Jawa Barat dengan Tema “Jabar Zero New Stunting untuk Generasi Emas Indonesia”.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meninjau kemajuan pelaksanaan aksi konvergensi dalam upaya penurunan stunting melalui pendekatan intervensi spesifik dan sensitif serta sebagai wujud pemberian umpan balik kepada pemerintah kabupaten/kota tentang pelaksanaan aksi konvergensi, yang terdiri dari ;
a.Master Ansit dan Analisis Situasi
b.Rencana Kegiatan
c.Rembuk Stunting
d.Peraturan Bupati/Walikota Percepatan Penurunan Stunting
e.Pembinaan Pelaku dan Pemerintahan Desa/Kelurahan
f.Sistem Manajemen Data Stunting
g.Pengukuran dan Publikasi Stunting
h.Reviu Kinerja Tahunan.
Ditemui setelah kegiatan, Wakil Wali Kota (Ketua TPPS Kota Banjar) menyampaikan bahwa upaya percepatan penurunan stunting telah menjadi salahsatu program prioritas pembangunan di Kota Banjar. Selanjutnya disampaikan bahwa upaya penurunan stunting tentunya tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi antara lain: penguatan kolaborasi antar Perangkat Daerah, perubahan perilaku pola asuh/parenting, perubahan perilaku ibu hamil, dan keterbatasan APBD dalam intervensi stunting.
“Namun hal tersebut tentunya tidak akan menurunkan semangat untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing. Yang terpenting adalah bagaimana edukasi perubahan perilaku dalam upaya pencegahan stunting sejak dini, dimulai dari Pra nikah, persiapan kehamilan, masa kehamilan hingga merawat anak-anak guna mempersiapkan generasi yang unggul.”jelas Wakil Wali Kota.
Turut Hadir mendampingi Stap Ahli Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Sosial, Sekertaris BPKPD, serta Perwakilan Bappelitbangda Kota Banjar.
(tm)






