Subang, Media3.id – Isak tangis mewarnai peresmian bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) milik janda lima anak, Ipah di Kampung Cipaku, Desa Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (28/06/2023).
Isak tangis pecah tatkala Kapolres Subang AKBP Sumarni secara simbolis serahkan kunci bedah rutilahu kepada Ipah dan lima anaknya. Bahkan, tiga dari lima anak Ipah, tiba-tiba menangis sambil bersujud syukur.
Mereka menangis sambil sujud di hadapan AKBP Sumarni, Dandim 0605/Subang Letkol Inf Bambang Raditya, Kepala BPN Subang Andi Kadandio Alippudin, serta Kapolsek Cibogo AKP Ikin Sodikin.
Sujud syukur yang mereka lakukan karena tidak menyangka sekali rumah reotnya dibedah jadi bagus. “Seneng banget, tidak menyangka, dulu jelek dan bocor saat hujan, kini bagus,” ujar anak Ipah, Iik, penuh haru.
Untuk itu, pemuda berusia 25 tahun tersebut berterima kasih kepada Kapolres Subang AKBP Sumarni, Kapolsek Cibogo AKP Ikin Sodikin dan para donatur. “Terima kasih ibu Kapolres dan bapak-bapak,” ucapnya.
Sementara itu, AKBP Sumarni mengatakan bedah rutilahu tersebut dilaksanakan setelah beberapa waktu lalu mensurvei Ipah dan lima anaknya yang kondisi kehidupan begitu sangat menyayat hati.
“Polres Subang bersama Forkompinda Subang, Kepala BPN Subang dan Dandim Subang, PT Wijaya Intan Nuryaksa, dan PT Eco Paper Indonesia membantu untuk bedah rutilahu milik ibu Ipah,” ucapnya.
Selain itu, tambahnya, Kementerian Sosial (Kemensos) juga turut membantu Ipah dan keluarganya, serta masyarakat. Untuk Ipah dan keluarga bantuannya perlengkapan rumah, dan sembako untuk masyarakat.
Bedah rutilahu, lanjut mantan Kapolres Sukabumi Kota tersebut, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77, serta membantu Ipah bersama keluarganya agar bisa hidup di rumah yang aman dan nyaman.
“Bedah rumah tersebut merupakan yang ke-28, yang tepat tanggal 28 Juni 2023 diresmikannya. Alhamdulillah ibu Ipah dan anak-anaknya bisa tinggal di rumah yang nyaman jelang Idul Adha,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala BPN Subang Andi Kadandio Alippudin mengatakan dalam peresmian bedah rutilahu sekaligus penyerahkan sertifikat hak milik (SHM) kepada Ipah dari BPN Kabupaten Subang.
“Penyerahan sertifikat tanah sebagai penguatan kepemilikan hak atas tanah dari bu Ipah. Sekarang selain rumahnya sudah bagus, tapi juga tanahnya sudah jelas kepemilikan ibu Ipah,” ujarnya.
(Mangun Wijaya)






