KARAWANG, Media3.id – Pihak Sekolah Menengah Kejuaraan (SMK), Lentera Bangsa (LB), menggelar acara perpisahan bagi siswa dan Siswi kelas XII yang di nyatakan lulus, berlokasi di tempat wisata Kolam Renang Hud-hud Rengasdengklok, Karawang. Sabtu (27/5/2023).
Acara lepas siswa tersebut pihak SMK Lentera Bangsa, diduga memungut iuran sebesar Rp. 2.000.000, Persiwa.
Namun yang cukup mengejutkan, walaupun sudah membayar uang dua juta rupiah tetapi orang tua yang akan menghadiri dan menyaksikan anaknya di acara perpisahan harus bayar tiket Rp 50.000 per orang
“Uang perpisahan sudah bayar dua juta, terus kalau orang tua mau masuk ke dalam harus beli tiket bayar Rp 50.000. kata salah satu siswa kepada wartawan, Sabtu (27/05/23).
Bahkan salah satu siswa tersebut membawa ke dua orang tuanya karena dihari istimewanya ingin disaksikan kedua orang tuanya di, namun sayangnya tidak bisa masuk karena tidak beli tiket “Enggak bisa masuk karena harus bayar,” ungkapnya.
Menurut Narasumber tersebut, ada semacam kekecewaan karena meski di pungut jutaan rupiah, namun tetap saja orang tua murid harus membayar tiket masuk wisata sebesar Rp. 50.000.
“Seharusnya dengan iuran sebesar itu, diharuskan include dong dengan tiket masuk lokasi bagi orang tua, nah sementara ini orang tua masih saja di kenakan biaya masuk lokasi wisata,” terangnya.
Lebih lanjut lagi, narasumber menambahkan, nampaknya ada semacam kesempatan bagi pihak sekolah untuk mendapatkan untung dari siswa dan siswi yang melakukan perpisahan tersebut.
“Kemungkinan acara ini dijadikan ajang kesempatan dalam kesempitan pihak sekolah untuk mencari untung,” pungkasnya.
Namun saat dikonfirmasi ke panitia pelaksana acara perpisahan, Pepen menyangkal bahwa tidak ada biaya perpisahan Rp 2.000.000 karena acara perpisahan tersebut siswa tidak dipungut sepeserpun kecuali orang tua datang ke sini beli tiket Rp 50.000 dapat snake dan tempat duduk
“Tidak ada biaya perpisahan dua juta bahkan anak saja digratiskan kecuali orang tua datang ke sini beli tiket limapuluh ribu dapat snake dan tempat dusuk,” kata Pepen.
DH






