Kabupaten Tangerang (Banten), Media3.id – SMK negeri 10 yng lebih dikenal dengan SMK negeri Penerbangan melaksanakan kegiatan pelepasan Siswa siswi kelas 12 bertempat dihalaman gedung sekolah yang berlokasi di Desa Babakan Asem, Kecamatan Tekuknaga, Kabupaten Tangerang, Banten. Pada hari Sabtu (6 Mei 2023).
Acara pelepasan bertema ” menjadikan Budaya Sebagai Pendidikan Membentuk Karakter Siswa”, dimana tujuan utama siswa siswi setelah setelah lulus dari jenjang pendidikan sekolah Menengah Kejuruan.
Acara pelepasan kali ini dihadiri oleh Kepala Sekolah Adi Maryadi, Ketua Komite Sekolah H.Surta Wijaya, KCD kabupaten Tangerang Mohamad Bayuni, Tokoh Masyarakat dilingkungan sekolah, undangan dan jajaran dewan guru SMKN 10.
Menurut Wakil Kepala sekolah bidang kesiswaan Yudi Pranoto yang ditemui dilokasi kegiatan mengutarakan pelepasan siswa siswi kelas 12 SMK Negeri 10 Teluknaga tahun pelajaran 2022 – 2023 meluluskan sebanyak 516 siswa siswi dari 14 Rombel dengan tingkat kelulusan 100 persen.
” Pelapasan siswa siswi SMK Negeri 10 sebanyak 516 siswa berjalan sangat meriah, adanya arah arakan kepala sekolah dan pengantin siswa siswi menggunakan andong dijalan Depan sekolah. Pelepasan Siswa ini jauh lebih meriah dibandingkan tahun tahun sebelumnya, setelah vakum selama 2 tahun karena wabah Covid-19. makanya siswa dan siswi meminta acara pelepasan dilakukan untuk tahun ini” jelas Yudo.
Tambah yudo untuk SMK Negeri 19 memliki 4 prodi (Program Pendidikan), antara lain prodi Penerbangan, OTKP (Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran) dan Akutansi AKM (Akuntansi Keuangan Manajemen) ungkapnya .
Memang untuk pendidikan SMK ini diprioritaskan kedunia kerja. Sebagaimana Logo SMK ” SMK Bisa Harus Siap Kerja “, tegas wakesek kesiswaan.
Pihak perusahaan yang datang kesekolah untuk melakukan menseleksi siswa siswi ada juga yang berdasarkan nilai rapot.
Alhamdulillah sebanyak 6 siswa SMKN 10 sudah terserap didunia usaha dan industri di GMF (Garuda Garuda Maintenance Facility). mereka dikontrak oleh pihak GMF selama 6 bulan untuk training, takala penilaian kerja merek dinilai bagus maka akan diperkerjakan oleh pihak GMF. Selain itu karena mereka baru lulus sekolah, mereka mencari kerja untuk batu loncatan saja,” ungkap Yudo.
Yudo berharap setelah siswa siswi menempuh pendidikan selama 3 tahu, dengan kopentensi yang masing-masing mereka milik , mereka siap kerja,”tutupnya.
(dia)





