Erick Thohir Ketua Umum PSSI 2023-2027; Harapan Baru Sepakbola Indonesia Yang Berprestasi

  • Whatsapp

Erick Tohir dan Ir. Ivan 

JAKARTA,  MEDIA3.ID- PSSI telah mendapat Komandannya yang baru. Menteri BUMN Erick Thohir resmi memimpin PSSI 4 tahun ke depan 2023-2027. Erick terpilih dalam Kongres Luar Biasa( KLB) PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Kamis( 16/2/2023), yang dimulai pukul 09.00 Wib.

Read More

Dari 86 voter yang berhak memilih Erick Thohir pada KLB PSSI ini unggul memperoleh 64 suara sementara rival utamanya Ketua DPD RI La Nyalla mantan Ketua Umum PSSI 2015-2016 hanya memperoleh 22 suara. Dua kandidat Ketua Umum lainnya Doni Setiabudi dan Arif Putra Wicaksono, tidak mendapat suara sama sekali.

HARAPAN BESAR DUNIA SEPAK BOLA INDONESIA KEPADA ERICK TOHIR.

Menurut Ir. Ivan PP Ketua Umum Komunitas Kebangsaan Nusantara, Erick Thohir bukanlah orang baru dalam dunia persepakbolaan baik di Indonesia maupun Internasional. Didalam Negeri aktivitas sepakbolanya tercatat al:
– Manajer Persija Jakarta 1997-2000.
– Wakil Komisaris Utama Persib Bandung 2009-2019.
– Pemilik Persis Surakarta bersama Kaesang Pangarep dan Kevin Nugroho.

Lanjutnya, di luar Negeri lebih moncer lagi, yaitu :

-Mengakuisisi Klub Seri A Italia Inter Milan tahun 2013 dan menjadi Presiden Klub Inter Milan tahun 2018.

– Pemilik saham mayoritas sebuah klub Major League Soccer USA, D.C. United.

-Bersama Nindya Bakrie menjadi pemegang saham mayoritas Klub Inggris Oxford.

“Dengan passion yang begitu besar terhadap dunia sepakbola dan bisnis sepakbola diharapkan Erick Tohir dapat menata sepak bola Indonesia jauh lebih maju dan berprestasi ke depannya.” Ucap Ivan Alumnus Institut Teknologi Bandung.

MASA-MASA KEJAYAAN SEPAKBOLA INDONESIA DI MASA LALU.

PSSI berdiri sejak 19 April 1930( 93 Tahun), lebih tua dari lahirnya Republik Indonesia.

Meskipun pada akhir- akhir ini kenyataaannya sepak bola Indonesia banyak terpuruknya, tapi pada masa lalu banyak torehan prestasi yang membanggakan yang membuat kenangan manis dunia per-sepakbolaan Indonesia.

Pada tahun 1938 Timnas Indonesia pernah tampil di Piala Dunia yang digelar di Perancis, dan satu-satunya Negara Asia Tenggara yang berhasil tampil di putaran Piala Dunia. Tahun 1986 Skuad Garuda Timnas Indonesia nyaris lolos ke Putaran Piala Dunia di Meksiko dibawah Pelatih Sinyo Aliandoe. Lolos di Olimpiade Melbourne 1956.Berhasil meraih medali perunggu di Asian Games 1958 di Tokyo.Juara Aga Khan Cup Pakistan 1960.Lolos ke putaran Final Piala Asia 4 kali 1996, 2000, 2004 dan 2007. Juara Turnamen Merdeka Games Malaysia 1961,1962 dan 1963.Final Piala Tiger 2004. Juara Sea Games 1987. Juara Pesta Sukan Singapura 1972.Juara piala AFF U-19 tahun 2003.

Namun akhir- akhir Prestasi Sepakbola Indonesia kenyataannya melempem , terpuruk dan banyak timbul berbagai masalah. Mungkinkah sepakbola Indonesia bisa bangkit lagi, seperti kejayaan masa lalu ?.

SEGUDANG MASALAH MENANTI ERICK TOHIR.

“PSSI rusak karena belakangan sering diurus orang tak mengerti sepakbola,  beginilah satire yang sering didengar di masyarakat. Sepak bola bisa dikatakan olah raga paling populer di masyarakat, sehingga perhatian dan antusiasme masyarakat cukup besar. Ini juga yang menjadikan PSSI sangat menarik dijadikan alat kendaraan politik oleh berbagai kelompok dan oknum. Kalau politik sudah memasuki olahraga ataupun sepakbola disinilah mulai menimbulkan banyak kerusakan.” Jelasnya kepada wartawan. Jumat,(17/2/2023).

Berikut kurang lebih daftar masalah sepakbola Indonesia yang mesti jadi PR Ketua Umum PSSI yang baru untuk segera dibenahi dan diatasi , yaitu :

-Fasilitas Sepakbola yang kurang memadai , terutama di daerah- daerah.

-Kurang Pembinaan bibit sejak usia dini.

-Sekolah – Sekolah Sepakbola jumlahnya terlalu sedikit dgn kualitas sarana dan pembinaan /pelatihan yang seadanya.

– Pelatih-pelatih lokal yang kurang berkualitas.

-Kualitas Kompetisi domestik yg buruk dan sering inkonsistensi.

-Sebagian besar pengelolaan klub masih buruk/ kurang profesional.

-Keributan antar suporter yang sering memakan korban jiwa.

-Gangguan laten dari Mafia sepakbola; pengaturan skor.

– Kepengurusan PSSI ditingkat pusat dan daerah- daerah yg sering konflik, habis energi untuk mengatasi konflik.

– Kompensasi dan Insentif para pemain sepakbola yang kurang memadai, sehingga profesi atlet sepakbola belum bisa dijadikan tumpuan hidup sebagai seorang atlet Pro di Indonesia.
Dan banyak lagi kalau ingin dibuatkan daftarnya.

Ivan pun menambahkan, Luis Milla Aspas mantan gelandang bertahan Barcelona, Real Madrid dan Valencia yang pernah menjadi Pelatih Tim Indonesia U-23 ( 2017-2018) mengatakan, ada 3 hal fundamental yang harus jadi perhatian serius sepakbola Indonesia untuk dapat maju dan berprestasi, pertama Pelatih, kedua Fasilitas dan ketiga Turnamen dimana tim- tim bisa berkembang  dengan kompetisi.

“Saya ucapkan selamat kepada Bung Erick Tohir sebagai Ketua Umum PSSI 2023-2027. Besar harapan masyarakat Sepakbola Indonesia di tangan Erick Tohir Sepak Bola Indonesia damai, maju dan mengukir prestasi – prestasi yang gemilang lagi, bahkan lebih hebat dari kejayaan masa lalu. Semoga.” Harapnya.

(R)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *