Binwas Naker Jateng Periksa Ulang Hitungan Upah Lembur Pekerja SAI Apparel 

  • Whatsapp

 

Kabid Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Jawa Tengah, Mumpuniati.

Read More

GROBOGAN (Jawa Tengah), media3.id- Pemerintah melalui Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Jawa Tengah, Mediator Hubungan Industrial Disnaker Grobogan, dan Polres Grobogan telah memeriksa PT SAI Apparel Idustries di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terkait video viral pekerja yang tidak dibayar gaji lemburnya. Pemeriksaan dilakukan pada Jumat (3/2/2023).

 

Dari Jakarta, Dirjen Binwasnaker dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Haiyani Rumondang mengatakan, hasil pemeriksaan tim di lapangan, benar terjadi ada adu mulut antara pekerja bernama Erma dengan tenaga kerja asing (TKA) asal India, Shanji.

 

Melalui pemeriksaan tersebut, tim pengawas ketenagakerjaan menemukan adanya pelanggaran terhadap pembayaran upah lembur yang terjadi sejak September 2022.

 

Kemudian, Kabid Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Dinas Tenaga Kerja Jawa Tengah, Mumpuniati mengatakan dokumen dan hitungan upah lembur di PT SAI Apparel Industries diperiksa dan dihitung ulang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Grobogan, Teguh Harjokusumo (kedua dari kanan) saat memimpin pemeriksaan di PT SAI Apparel Industries, Sabtu (4/2/2023). (Foto: Disnaker Grobogan)

“Dokumen perintah lembur dan slip gaji pada perusahaan tersebut kami periksa, berikut perhitungannya kami hitung ulang,” ungkap Mumpuniati, Sabtu (4/2/2023) di lokasi pabrik.

 

Selain memeriksa dan menghitung ulang, lanjut Mumpuniati, pihaknya juga telah menerima komitmen perusahaan yang akan membayarkan upah lembur tersebut pada enam hari kerja sejak dihitung ulang hari ini, Sabtu 4 Februari 2023.

 

“Pihak perusahaan telah menyatakan permintaan maafnya kepada pekerja, dan pihak pekerja menerimanya serta tetap menghormati manajemen perusahaan,” pungkas Mumpuniati.

•(Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *