Alun-alun Cimahi Saksi Bisu Kota Otonom Cimahi

  • Whatsapp

 

Tokoh Masyarakat dosen Nurtanio dan STIA LAN-RI Djamu Kertabudhi

Read More

 

CIMAHI, Media3.id – Dengan rencananya pembangunan revitalisasi Alun-alun Kota Cimahi, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, untuk lebih memberikan kenyamanan dan keamanan diruang publik, tokoh masyarakat sebagai dosen Nurtanio dan STIA, LAN-RI, Djamu Kertabudhi angkat bicara, Jum’at, (16/12/2022).

 

Menurut Djamu, terdapat tiga istilah yang kerap diungkap oleh unsur pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan aset, yaitu rehabilitasi, renovasi, dan revitalisasi.

 

“Rehabilitasi, terbatas pada perbaikan ke bentuk semula. Renovasi, perbaikan sekaligus peningkatan kualitas. Dan Revitalisasi adalah perubahan menyeluruh dalam rangka peningkatan pelayanan sehingga aset dapat dimanfaatkan secara multy fungsi,”

 

Dengan demikian, sambung Djamu, dapat dikatakan bahwa revitalisasi Alun-alun Cimahi secara ekstrim akan mengalami perubahan fisik dan kualitas layanan yang bukan saja dijadikan tempat bermain bagi anak, refresing bagi orang tua, akan tetapi berfungsi pula sebagai tempat belajar, ruang diskusi, dan penyediaan sarana informasi yang refresentatif.

 

“Oleh karena itu, kiranya sangat penting dipertimbangkan di lokasi Alun-alun Cimahi terdapat sebuah monumen perjuangan yang dapat bertuliskan ‘SEKBER CIMAHI OTONOM’,” ujar Djamu.

 

Komunitas Pejuang Perubahan Status Kota administratif menjadi Kota Otonom Cimahi”.

 

“Hal ini bisa berfungsi sebagai “saksi bisu” yang permanen untuk pengingat bagi pemerintah dan DPRD serta masy. Cimahi, bahwa Sekber CO sebagai pelaku sejarah,” tandasnya.

(Bagdja).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *