Sembari Tunggu Jembatan Diresmikan Presiden, Warga Kembangkan Wisata Prau Susur Opak

  • Whatsapp

BANTUL (DIY), media3.id- Pembangunan jembatan Kretek II di Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, kini telah selesai. Jembatan itu tinggal menunggu peresmian yang rencananya akan digelar Agustus ini.
Saat ini, warga di sekitar jembatan telah menyediakan destinasi wisata khusus untuk melengkapi keberadaan proyek infrastruktur itu. Destinasi wisata berupa menyusuri sungai Opak dengan perahu yang melintas di bawah jembatan panjang tersebut.

Read More

Ketua Desa Wisata (Deswita) Tirtohargo, Mujiyana mengatakan, bahwa destinasi Prau Opak Tirtohargo telah dibuka sejak tahun lalu saat pembangunan jembatan dimulai.

“Sebelumnya kita lihat potensi yang ada dulu, lalu akhirnya membuat wisata ini (susur sungai Opak dengan perahu). Tujuannya dengan dibukanya jembatan Kretek II pada Agustus ini wisatawan bisa menikmati wisata ini,” ungkap Mujiyana, Kamis (11/8/2022).

Rute susur sungai, perahu akan mampir di kawasan hutan mangrove Baros dan kembali menuju jembatan Kretek II.
“Waktu yang ditempuh sekitar 20 menit dan untuk tarif keliling sungai Opak pakai perahu, setiap pengunjung dikenakan Rp 10 ribu. Dibuka pukul 06.00-18.00 WIB,” terangnya.

Sementara itu Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan belum ada rencana pengembangan wisata tersebut.
“Karena masih butuh kajian mulai dari kebencanaan saat Kali Opak pasang dan sebagainya,” ucapnya.

Perlu diketahui, Jembatan Kretek II menyambungkan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di atas Sungai Opak atau Laguna Pantai Depok, Bantul. Jembatan tersebut rencnanya akan diresmikan dan dioperasionalkan pada 17 Agustus mendatang oleh Presiden Jokowi.

Andika Jati Baskoro, Koordinator Keselamatan Kontraktor Pembangunan Jembatan Kretek II mengatakan Jembatan Kretek II adalah bagian dari JJLS atau Jalur Pantai Selatan (Pansela). Kementerian PUPR menargetkan pembangunan JJLS di DIY tuntas pada pertengahan 2024 mendatang.
“Rencananya jembatan tersebut akan diresmikan 17 Agustus,” ucap Andika, Kamis (11/8/2022).

Pembangunan Jalur Pansela yang total panjangnya 1.547 kilometer ini dimulai sejak 2004 setiap tahun meski tidak secara besar-besaran. Kemudian di 2015 pembangunan dilakukan lebih serentak sehingga sesuai target, 2024 bisa diselesaikan semua. Ia mengatakan tantangan terbesar dalam pembangunan Jalur Pansela adalah topografi, salah satunya di DIY. Beberapa titik berada di perbukitan dan terbelah oleh sungai yang lebar seperti Sungai Progo dan Opak.

• (Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *